Light Dark

Cerita Keluarga Pemilik Mobil yang Tersambar KA Pangrango di Cicantayan Sukabumi

Sukabumi | 13 Jun 2022, 15:00 WIB
Kondisi mobil yang tersambar KA Pangrango di Kampung Kadupugur, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/6/2022). | Sukabumiupdate.com/Billie

SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga mengungkap kondisi pemilik mobil yang tersambar Kereta Api atau KA Pangrango di Kampung Kadupugur, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Ahad, 12 Juni 2022. Pengemudi kendaraan roda empat ini bernama Mahmud, warga Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

Ahad sore kemarin, Mahmud bersama istrinya Eti dan anaknya berkunjung ke rumah saudara mereka yang bernama Ida (48 tahun) di Kampung Kadupugur, Desa Cijalingan. Ida mengaku tak tahu saudaranya itu akan datang ke rumah karena tidak ada kabar. Namun singkatnya, Ida mempersilakan Mahmud serta istri dan anaknya masuk ke rumah.


Advertisement

Selepas salat Magrib, Ida menyebut ada pengumuman dari pengeras suara masjid bahwa mobil hitam bernomor polisi F 1851 QS yang dikendarai Mahmud dan keluarganya tersambar KA Pangrango akibat parkir terlalu dekat dengan rel. Tempat parkir dengan rumah Ida berjarak kurang lebih 200 meter dan akses ke rumah Ida tak bisa masuk mobil.

"Mereka mau ikut salat, sekalian silaturahmi katanya sudah lama tidak ke sini," kata Ida kepada sukabumiupdate.com, Senin (13/6/2022). Diketahui, mobil tersebut dipinjam Mahmud dari warga Kecamatan Pabuaran. Mahmud sendiri berasal dari Jakarta, namun sudah lama menikah dengan warga Kecamatan Pabuaran dan menjadi warga Pabuaran.

photoKondisi mobil yang tersambar KA Pangrango saat terparkir di Kampung Kadupugur RT 13/04, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Ahad, 12 Juni 2022, sekira pukul 18.00 WIB. - (Istimewa)


Advertisement

Baca Juga :

Menurut Ida, tujuan utama Mahmud dan keluarganya bukanlah sengaja ke rumah dia, melainkan hanya mampir sepulang dari keluarganya yang lain di Bogor, menuju kembali ke rumahnya di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. Mahmud tiba di rumah Ida ketika hujan lebat disertai petir dan saat itu kondisi jalan di sekitar parkiran kosong.

"Di jalan tidak ada orang. Jadi tidak ada yang memberi tahu agar jangan parkir di tempat itu karena kereta akan melintas," ucap Ida. Semula Ida tak mendengar pengumuman lewat pengeras suara masjid tersebut. Namun, Ida diberi tahu kakaknya dan langsung mengecek kondisi mobil bersama Mahmud dan keluarganya.

Setelah dicek, mobil yang dibawa Mahmud sudah rusak parah. Warga setempat pun sempat membantu evakuasi mobil dari jalur kereta. "Istrinya pingsan dan anaknya juga linglung tidak bisa ditanya. Jadi para petugas semalam itu konfirmasi dan tanya-tanya ke saya," kata Ida. Kekinian, mobil tersebut dibawa ke bengkel oleh Mahmud.

Insiden ini sebenarnya mengakibatkan dua mobil rusak. mobil Toyota Avanza yang diikemudikan Mahmud tersambar KA Pangrango yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor sekira pukul 18.00 WIB. mobil ini kemudian mengenai mobil sedan BMW bernomor polisi D 1325  MZ. Kedua mobil tersebut parkir berderet.

Image

Billie

Reporter

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur