Light Dark

Identitas Mayat di Sungai Cikarang Sukabumi Diketahui, Punya Riwayat Epilepsi

Sukabumi | 03 Jun 2022, 20:31 WIB
Mayat pria yang ditemukan membusuk di Sungai Cikarang Sukabumi saat dievakuasi petugas gabungan. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Identitas mayat pria yang ditemukan membusuk dan mengambang di aliran Sungai Cikarang, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, diketahui. Korban berinisial RS (24 tahun), warga Desa Jagamukti, Kecamatan Surade.

Informasi ini diketahui setelah ibu korban, KK (50 tahun), mendatangi kamar jenazah RSUD Jampangkulon, Jumat (3/6/2022) sekitar pukul 15.50 WIB.


Advertisement

"Ditemukannya sesosok mayat jenis kelamin Laki-laki di Sungai Cikarang sudah ada pihak keluarganya yang mengakuinya," kata Kapolsek Ciracap Iptu Tatang Mulyana dalam laporannya.

Sebelum ditemukan menjadi mayat, kata Tatang, korban sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak hari Selasa 31 Mei 2022 lalu. 

"Korban mempunyai riwayat penyakit Epilepsi," ungkapnya.


Advertisement

Baca Juga :

Tatang menuturkan, usai berkomunikasi dengan pihak keluarga, jenazah korban pasca dimandikan oleh pihak RS Jampangkulon selanjutnya akan dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU sekitar rumah korban.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan membusuk dan mengambang oleh warga yang sedang mancing di Sungai Cikarang, Jumat (3/6/2022), sekitar pukul 13.35 WIB.

"Kondisi mayat pada saat ditemukan sudah dalam bau busuk, diduga mayat tersebut sudah 4 hari meninggal dunia," kata Tatang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada pukul 14.15 WIB mayat tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan diantaranya Polsek Ciracap, BPBD Kecamatan Ciracap, Sarda Kecamatan Ciracap dan warga masyarakat, selanjutnya korban dibawa ke RS Jampangkulon menggunakan kendaraan Ambulans Puskesmas Ciracap dengan pengawalan Polsek Ciracap.

Sebelum akhirnya ibu korban pada pukul 15.50 WIB mendatangi Kamar Jenazah RS Jampangkulon untuk melihat mayat yang ditemukan.

"Membenarkan mayat tersebut adalah anaknya dengan Identitas RS, 24 tahun, wiraswasta," tandasnya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan jenazah oleh pihak RS Jampangkulon, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menjelaskan kronologi tenggelamnya korban hingga ditemukan menjadi mayat.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Denis Febrian