Light Dark

Sempat Hilang, Lansia di Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa oleh Pencari Layangan Putus

Sukabumi | 17 May 2022, 19:18 WIB
Petugas kepolisian saat mengevakuasi jasad lansia yang ditemukan membusuk oleh warga pencari layangan putus di Kampung Cikukulu, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | CRP

SUKABUMIUPDATE.com - Mayat pria membusuk ditemukan warga pencari layangan putus terbujur kaku dalam semak belukar di sebuah bekas persawahan atau rawa-rawa di Kampung Cikukulu, RT 23/ RW 09, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Mayat pria yang mengenakan baju merah dan celana hijau itu diketahui adalah seorang lansia berinisial M (80 tahun) yang merupakan warga sekitar. Informasi ini didapatkan langsung dari pihak keluarga korban yakni Sanusi (46 tahun) yang berada di lokasi penemuan jasad.


Advertisement

Sebelum ditemukan sudah menjadi mayat, ia menyebut korban tengah dalam pencarian keluarga karena dinyatakan hilang sejak Senin, 9 Mei 2022 lalu.

Baca Juga :

Sanusi mendatangi TKP, setelah menerima kabar langsung dari warga yang mengabarkan dirinya bahwa ada penemuan sesosok mayat dengan ciri-ciri pakaian yang sama persis seperti yang dikenakan oleh korban sebelum hilang.


Advertisement

"Kondisinya kakak saya sudah 80 tahunan, udah agak pikun, saya sudah nyari-nyari dari hari Senin (9/5/2022). Katanya ada di Javanaspa, saya cari ga ketemu, terus katanya di Legos, juga ga ada, pas tadi ada yang nyari layang-layang ngasih tahu kalo dia menemukan mayat nyampein ciri-ciri celana dan pakaian yang dikenakan mayat itu sama persis yang dipakai kakak," ungkap Sanusi kepada sukabumiupdate.com.

Terpantau di lokasi, jajaran kepolisian beserta aparat desa setempat kemudian mengevakuasi korban menggunakan kantong jenazah dan membawanya ke RSUD Sekarwangi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih diselidiki pihak kepolisian.

REPORTER: CRP 4 (BILLIE)

Image

Admin SUpdate

Image

Denis Febrian