1.874 Calon Haji Sukabumi Gagal Berangkat? Ini Curhatnya

Rabu 03 Juni 2020, 08:46 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Salah seorang jemaah haji Sukabumi mengaku kecewa dengan keputusan Pemerintah Indonesia untuk tidak melakukan pemberangkatan haji pada tahun ini.

"Sebenarnya saya kecewa tak bisa berangkat tahun ini, tapi pemerintah sudah berkoordinasi dengan negara Arab. Keputusan tersebut pasti sudah dipertimbangkan secara matang, baik dan buruknya untuk para jamaah," ucap jemaah yang tidak ingin disebutkan namanya itu, Rabu (3/6/2020).

"Saya daftar tahun 2013, berarti 7 tahun (menunggu)," tambahnya kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Tiadakan Haji 2020, Fachrul Razi Dianggap Langgar Undang-Undang

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 253 calon jemaah haji asal Kota Sukabumi dipastikan gagal berangkat ke tanah suci pada tahun ini. 

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kota Sukabumi, Dagus Surahman. Menurutnya, pembatalan keberangkatan calon jemaah haji pada tahun ini untuk mengantisipasi penularan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

"Ya, benar untuk tahun ini 1441 Hijriah keberangkatan calon jemaah haji dibatalkan dan akan diberangkatkan pada tahun 2021," jelas Dagus kepada wartawan.

BACA JUGA: Kemenag Jelaskan Syarat Jemaah Haji Dapat Dana Manfaat

Dampak dari pembatalan pemberangkatan, sambung Dagus, yakni secara otomatis daftar tunggu bertambah satu tahun menjadi 18 tahun. Selain itu, paspor para calon jemaah haji yang keberangkatannya ditunda ke tahun 2021 harus diperbaharui kembali. 

"Secara keseluruhan pasca pengumuman pembatalan dan penundaan keberangkatan jemaah haji 2020 di Kota Sukabumi kondusif karena mayoritas jemaah haji sudah memprediksinya pasca adanya wabah Covid-19. Padahal memang, semua perlengkapan sudah selesai, hanya tinggal visa haji saja," jelas Dagus.

BACA JUGA: Calon Jemaah Boleh Minta Kembali Biaya Haji yang Sudah Dibayarkan

Sementara itu, sebanyak 1.621 calon jamaah haji asal Kabupaten Sukabumi, telah dinyatakan ditunda pemberangkatannya. Pembatalan keberangkatan calon jamaah haji ini lantaran Covid-19 masih terus mewabah, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

Kepala Seksi (Kasi) Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah, Ramlan Rustandi mengatakan, pembatalan keberangkatan calon jamaah haji ini sudah diumumkan pemerintah pusat melalaui audio visual.

"Iya, pemberangkatan haji tahun 2020 telah ditunda dan akan dilanjutkan pada 2021 mendatang. Saat ini, kami sedang menunggu surat resmi soal penundaan pemberangkatan haji itu," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Sukabumi22 November 2024, 13:57 WIB

Lewat Inovasi Kesehatan, Kota Sukabumi Raih KIJB 2024 Pemprov Jabar

Reni mengapresiasi prestasi Puskesmas Sukakarya.
Puskesmas Sukakarya Kota Sukabumi meraih KIJB 2024 di Trans Hotel, Kota Bandung, Kamis, 21 November 2024. | Foto: Istimewa
Nasional22 November 2024, 13:56 WIB

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Berawal dari Masalah Tambang

Berikut kronologi polisi tembak polisi di Solok Selatan menurut Kapolda Sumbar Irjen Suharyono.
Ilustrasi. Peristiwa polisi tembak polisi terjadi di Solok Sumbar. | Foto : Pixabay
Sukabumi Memilih22 November 2024, 13:50 WIB

Profil Teddy Lesmana, Panelis di Debat ke II Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024

Teddy Lesmana yang saat ini terpilih jadi panelis di Pilbup 2024 adalah sosok yang menginspirasi karena dedikasinya dalam dunia pendidikan dan hukum.
Teddy Lesmana saat ini berprofesi sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Nusa Putra. (Sumber : Instagram/@teddyzeeous).
DPRD Kab. Sukabumi22 November 2024, 13:34 WIB

Apresiasi Kunjungan KPK, Ketua DPRD Sukabumi: Perkuat Komitmen Bersama Perangi Korupsi

Menurut Budi, kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang dilakukan oleh KPK untuk memberikan pendidikan antikorupsi kepada pemerintah daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi22 November 2024, 13:30 WIB

KPK Beri Penyuluhan Pencegahan Korupsi untuk Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi

Adapun penyuluhan yang diberikan yang pertama terkait pendidikan anti korupsi, kedua pencegahan dan ketiga penindakan.
Kepala Satuan Tugas Wilayah II Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Arif Nurcahyo saat memberikan penyuluhan kepada 60 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih22 November 2024, 13:11 WIB

Dipandu Yasmin dan Agung, Daftar Panelis Debat ke II Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024

Debat antara paslon 01, Iyos - Zainul dan paslon 02 Asep Japar - Andreas akan berlangsung Jumat (22/11/2024) di Hotel Sutan Raja Bandung, mulai pukul 14.00 WIB.
Presenter INews TV Yasmin Athania akan memandu (hots) debat publik II Pilkada Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/11/2024) (Sumber: akun medsos Yasmin Athania)
Food & Travel22 November 2024, 13:00 WIB

Kebun Teh Cipasung, HTMnya Rp10.000 Spot Menarik untuk Healing di Majalengka

Biaya masuk ke Kebun Teh Cipasung cukup terjangkau, sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk menikmati keindahan alam ini.
Dengan semua kelebihan yang dimiliki, Kebun Teh Cipasung memang layak untuk dijadikan tujuan wisata Anda. (Sumber : Screenshot YouTube/@Apri Subroto).
Bola22 November 2024, 12:00 WIB

Prediksi Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Liga 1: H2H, Susunan Pemain dan Skor

Persebeya vs Persija akan tersaji sore ini dalam lanjutan liga 1 pekan ke-11.
Persebeya vs Persija akan tersaji sore ini dalam lanjutan liga 1 pekan ke-11. (Sumber : X/@persebayaupdate/@Persija_Jkt).
Sukabumi22 November 2024, 11:58 WIB

Diduga Pecah Ban, Truk Muatan Pasir Masuk Jurang di Parungkuda Sukabumi

Berikut kronologi sementara kecelakaan tunggal truk muatan pasir masuk jurang di Parungkuda Sukabumi.
Kondisi truk muatan pasir yang masuk jurang di pinggir jalan raya di Parungkuda Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sukabumi22 November 2024, 11:51 WIB

Babi Hutan Masuk Sumur di Cidolog Sukabumi, Upaya Evakuasi Sampai Dua Jam

Warga Cidolog Sukabumi geger babi hutan masuk sumur 7 meter. Bahu membahu evakuasi hingga membutuhkan waktu dua jam.
Warga saat mengevakuasi babi hutan yang tercebur masuk ke dalam sumur di Cidolog Sukabumi. (Sumber : Tangkapan layar video/Istimewa)