Pasya Ungu Resmikan Titik Usaha Tempe FKDB di Kota Palu

Selasa 21 Januari 2020, 02:45 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal Pasha Ungu, meresmikan salah satu titik usaha tempe milik Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB).

BACA JUGA: FKDB Kembali Membuka Usaha Tempe a-zaki di Kisaran Sumut

Hadir dalam peresmian tersebut Ketua FKDB Cucup Ruhiyat, koordinator pengembangan usaha tempe wilayah timur Indonesia, Erick Herwinda dan seluruh insan FKDB, yang berdomisili di Sulawesi dan Dr. Dadi H. Maskar mewakili USSEC.

"Saya sangat mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi pada FKDB yang telah melakukan investasi di Kota Palu. Mudah-mudahan dengan adanya pabrik tempe FKDB, yang higienis ini mampu memberikan asupan nutrisi yang baik bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kota Palu," ujar Pasha, Senin (20/1/2020).

Prasasti Tempe HB Palu FKDB yang ditanda tangani oleh Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said.//FOTO: ISTIMEWA.

Pasha berharap usaha ini juga akan menyerap tenaga kerja lokal dengan baik, sehingga membantu pemerintah mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di wilayah Kota Palu.

Penanggung jawab titik usaha Rudhian Aripin menjelaskan, bahwa luas pabrik yang diresmikan adalah 192 M2 dibangun di atas lahan seluas 634 M2. Produksi tempe saat ini di titik eksisting sudah mencapai 300 kg/hari, dan ditargetkan dalam 4 bulan kedepan bisa mencapai 500 kg per hari.

Pabrik tempe yang diresmikan ini beralamat di Jalan Kalora Lorong Satu RT 004 RW 004 Kelurahan Nunu Kecamatan Tatanga Kota Palu Sulawesi Tengah, merupakan pabrik relokasi dari pabrik yang sudah berjalan dua tahun lalu.

Ketua FKDB Cucup Ruhiyat menjelaskan, bahwa  pembangunan rumah produksi tempe Palu adalah proyek kerjasama antara FKDB dengan USSEC, untuk mendukung program Palu Bangkit. Disampaikan juga bahwa 9 pabrik baru ditargetkan akan dibangun di wilayah Sulawesi lainnya pada 2020 ini.

BACA JUGA: FKDB dan FTI Mengajak Pelajar SMA Doa Bangsa Lirik Peluang Usaha Tempe

Sementara itu Dr. Dadi dari USSEC dalam sambutannya menyampaikan, bahwa memproduksi tempe secara higienis bisa meningkatkan nilai jual dan menjadikan tempe sebagai makanan kebanggaan masyarakat Indonesia. 

"Saat ini kita Ussec, FKDB dan FTI sedang berjuang mengajukan ke unesco untuk menjadikan tempe sebagai warisan budaya asli Indonesia tak beda seperti halnya batik yang telah mendapat pengakuan dunia," singkatnya.

Sementara itu ketua umum FKDB Ayep Zaki menyambut gembira peresmian titik usaha tempe yang menjadi binaannya. "Kita insan FKDB akan terus berjuang membantu pemerintah mengentaskan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan tarap hidup masyarakat dan daya beli masyarakat adalah kunci Kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat," jelas pria yang akrab disapa Aa Zaki ini.

Oleh karena itu, sambung Aa Zaki, FKDB akan terus mengembangkan sayap, dan saat ini selain tempe, pihaknya bergerak di FKDB on FARM DEVELOPMENT. "Mudah-mudahan ini juga mendapat dukungan dari stakeholders terutama pemerintah," tandasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Figur28 Februari 2025, 00:32 WIB

Komitmen A Yamin Dalam Mendukung Pembangunan Pendesaan di Jabar

Sebagai anggota DPRD, A Yamin dikenal sangat konsisten dalam memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pembangunan di pedesaan
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat, A Yamin. (Sumber Foto: Istimewa)
Sukabumi27 Februari 2025, 22:05 WIB

Pemkot Sukabumi Bersiap Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas & Belanja ATK Kena Pangkas

Dalam praktiknya, efisiensi anggaran akan diterapkan Pemkot Sukabumi pada Agustus 2025.
Pj Sekda Kota Sukabumi, Hasan Asari saat ditemui awak media di Balai Kota Sukabumi, Kamis (27/2/2025). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi27 Februari 2025, 20:40 WIB

Kondisi Terkini 2 Korban Selamat dari Sambaran Petir di Simpenan Sukabumi

Diketahui, kejadian tragis 4 warga tersambar petir di Simpenan Sukabumi ini terjadi pada Rabu 26 Februari 2025 siang. Akibatkan 2 orang tewas, 2 luka.
Warga saat mengevakuasi korban tersambar petir di Simpenan Sukabumi, Rabu (26/2/2025). | Foto : Istimewa
Sukabumi27 Februari 2025, 20:02 WIB

Dampak Proyek Tol Bocimi, Lalu Lintas Nagrak-Cibadak Bakal Dialihkan

Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi melakukan uji coba pengalihan lalu lintas di Simpang Jalan Alternatif Nagrak menuju Warungkaung, Jelegong, dan Cibadak
Dishub Kab Sukabumi, Fokopimcam Nagrak, Dinas PU dan Waskita saat uji coba pengalihan lalu lintas rute Cibadak-Nagrak imbas pembangunan tol bocimi seksi 3 | Foto : Dishub
Entertainment27 Februari 2025, 20:00 WIB

Harga Tiket Fan Meeting Lee Min Ho di Jakarta, yang Bisa Dibeli Mulai Hari Ini

Lee Min Ho akan memberikan penampilan dan interaksi menarik dengan para penggemar yang datang ke fanmeeting nanti. Pastinya bakal terasa seru sampai sulit sekali untuk dilupakan.
Harga Tiket Fan Meeting Lee Min Ho di Jakarta, yang Bisa Dibeli Mulai Hari Ini (Sumber : Instagram/@actorleeminho)
Sukabumi27 Februari 2025, 19:59 WIB

Potret Kerusakan Alun-alun Gadobangkong Sukabumi, Ornamen Penyu hingga Jogging Track Jebol

Kondisi Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu Sukabumi rusak parah di sana-sini. Berikut kata pihak kontraktor dan DLH.
Potret kerusakan ornamen penyu di Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu Sukabumi, (27/2/2025). (Sumber Foto: SU/Ilyas)
Produk27 Februari 2025, 19:38 WIB

Jelang Munggahan, Harga Daging di Pasar Palabuhanratu Sukabumi Naik

Menjelang munggahan atau H-1 bulan Ramadan, harga daging kerbau dan ayam boiler di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan.
Pedagang daging di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life27 Februari 2025, 19:19 WIB

Ngubek Lauk di Empang, Tradisi Papajar Ala Warga Jampangkulon Sukabumi

Ratusan warga di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, antusias mengikuti "Ngubek Lauk di Empang", pada Kamis (27/2/2025)
Ratusan warga turun ke kolam bgubek lauk di empang dalam rangka papajar di Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Life27 Februari 2025, 19:00 WIB

Perjalanan Spiritual Raden Walangsungsang, Putra Prabu Siliwangi yang Masuk Islam

Raden Walangsungsang, juga dikenal sebagai Pangeran Cakrabuana, adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran agama Islam di Jawa Barat, khususnya di wilayah Cirebon.
Ilustrasi - Raden Walangsungsang, anak dari Prabu Siliwangi yang kemudian masuk agam Islam. (Sumber : Meta AI).
Sukabumi27 Februari 2025, 18:20 WIB

Kabar Terbaru Bandara Cikembar Sukabumi, Kades Curhat: Mati Secara Ekonomi

Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi menyebut proyek tersebut tak hanya tanpa kabar dan kejelasan tapi juga menyisakan persoalan.
Ilustrasi bandara. Perda RWRT Jabar memuat rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Sukabumi dan Karawang (Sumber : pixabay)