50 KK di Kota Sukabumi Lepas Status Penerima Bansos, Bukan Lagi Keluarga Miskin

Jumat 29 Juli 2022, 13:33 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - 50 KK (Kepala Keluarga) di Kota Sukabumi tahun ini melepas status sebagai keluarga tak mampu (miskin) penerima bansos atau manfaat bantuan sosial. Keluarga-keluarga ini berhasil bangkit dari keterpurukan ekonomi setelah mengikuti sejumlah program keluarga harapan (PKH).

Ke 50 KK ini, pada Selasa kemarin 26 Juli 2022 mendapatkan sertifikat graduasi sebagai tanda mandiri dan tidak lagi sebagai objek bantuan sosial. Sertifikasi diberikan dalam peringatan HUT PKM Program Keluarga Harapan ke-15 di Kantor Dinas Sosial Kota Sukabumi.

Penanda bukan lagi keluarga penerima bansos ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Ikut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Dida Sembada, Ketua TP-PKK serta para pendamping PKH Kota Sukabumi.

Achmad Fahmi mengatakan graduasi menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang membaik. Diharapkan keluarga yang mendapatkan sertifikat bisa semakin mandiri, kokoh dari sisi perekonomian, serta menjadi inspirasi bagi KPM lainnya untuk lepas dari status penerima bantuan.

photoKe 50 KK ini, pada Selasa kemarin 26 Juli 2022 mendapatkan sertifikat graduasi sebagai tanda mereka telah mandiri dan tidak lagi sebagai objek bantuan sosial. Diberikan di Kantor Dinas Sosial Kota Sukabumi. - (Portal Pemkot Sukabumi)</span

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial, Punjul Saepul Hayat, menerangkan graduasi merupakan program rutin yang diadakan setiap tahun di Kota Sukabumi, namun sempat terhenti karena pandemi covid-19.

"Para KPM selama ini dibimbing oleh pendamping PKH, agar bisa melakukan berbagai upaya memperbaiki taraf hidupnya dengan sejumlah program pemberdayaan," jelas Punjul dikutip dari portal resmi Pemkot Sukabumi, Jumat 29 Juli 2022.

Baca Juga :

Ia menambahkan dalam upaya membantu masyarakat terlepas dari permasalahan sosial, Dinsos senantiasa melakukan berbagai langkah seperti penjangkauan, mengirimkan bantuan, edukasi, dan program pemberdayaan ekonomi.

Hingga Maret 2022, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kota Sukabumi mencatat angka penerima bansos BPNT mencapai 22.472 KK, penerima bansos PKH 10.232 KK dan penerima PBI JKN 94.884. 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Gadget18 Januari 2025, 20:00 WIB

Spesifikasi HP Oppo Reno 13 yang Dibekali CPU Mediatek Dimensity 8350 dengan RAM 12 GB

Oppo Reno 13 hadir sebagai salah satu seri Reno terbaru yang menawarkan desain elegan, performa tinggi, dan fitur-fitur menarik lainnya.
Oppo Reno 13 hadir sebagai salah satu seri Reno terbaru yang menawarkan desain elegan, performa tinggi, dan fitur-fitur menarik lainnya. (Sumber : oppo.com).
Keuangan18 Januari 2025, 19:54 WIB

Jelantah Bisa Jadi Rupiah, Begini Cara Jual Minyak Goreng Bekas Ke Pertamina Rp 6000 / Liter

Minyak jelantah yang biasanya dibuang, kini bisa menjadi rupiah, dengan cara dijual ke Pertamina. Untuk apa Pertamina mengumpulkan minyak jelantah dan bagaimana cara menjualnya ke Petamina?
Cara jual jelantah ke Pertamina | Foto : Dok. Pertamina
Sukabumi18 Januari 2025, 18:29 WIB

Dinkes Apresiasi Operasi Katarak Gratis Polres Sukabumi, Sasar 200 Pasien

Ratusan pasien mengidap katarak melaksanakan oprasi di Mako polres Sukabumi yang berada di raya Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/1/2025).
Puluhan pasien sedang antri untuk melaksanakan oprasi katarak di Mako Polres Sukabumi, Minggu (18/1/2024)  |  Foto : Ilyas Supendi
Life18 Januari 2025, 18:00 WIB

Amalkan Doa Ini Insya Allah Rezeki datang dari Segala Penjuru!

Membaca doa rezeki adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon rezeki yang halal dan berkah.
Ilustrasi berdoa - Membaca doa rezeki adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon rezeki yang halal dan berkah.(Sumber : Foto: Pixabay.com)
Sukabumi18 Januari 2025, 17:55 WIB

Sidak Peternakan Sapi Tak Berizin Di Cicurug, Ini Arahan DPMPTSP Sukabumi

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi melakukan inspeksi ke eks gedung garmen yang kini digunakan sebagai ternak sapi di Kampung Nangklak, RT 06/06, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug
DPMPTSP Kabupaten Sukabumi inspeksi ke eks gedung garmen yang kini digunakan sebagai kandang sapi di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Sabtu (18/1/2025) | Foto : Istimewa
Sukabumi18 Januari 2025, 17:34 WIB

Terdampak Gempa Magnitudo 4,3, Tembok Rumah Warga Ambruk Di Loji Sukabumi

Satu unit rumah warga di Kampung Babakan, RT 014/RW 010, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (18/1/2025).
Tembok rumah warga ambruk di Loji Sukabumi, akibat diguncang gempa magnitudo 4,3  | Foto : Ilyas
Sukabumi18 Januari 2025, 17:07 WIB

Longsor Gerus Rumpun Bambu, Satu Rumah Warga Di Benda Sukabumi Terdampak

Longsor terjadi di Kampung Bangkongreang RT 1/4, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/1/2025) sekitar pukul 05.00 WIB
Longsor timpa teras rumah warga di Benda Cicurug Sukabumi | Foto : P2BK Cicurug
Musik18 Januari 2025, 17:00 WIB

Lirik Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae Yong’ - Icha Yolanda dan Om Nirwana

Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae Yong’ yang dipopulerkan Icha Yolanda dan Om Nirwana kini sedang viral.
Lagu ‘Mengapa Harus Shin Tae Yong’ yang dipopulerkan Icha Yolanda dan Om Nirwana kini sedang viral. (Sumber : Screenshot YouTube/ iYon Nirwana).
Bola18 Januari 2025, 16:00 WIB

Prediksi Madura United vs Barito Putera: Duel Dua Tim Papan Bawah!

Madura United akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-19 malam ini.
Madura United akan menjamu Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-19 malam ini. (Sumber : Instagram).
Sukabumi18 Januari 2025, 15:45 WIB

Buruh dan Pelajar Collab Edarkan Hexymer-Tramadol di Sukabumi, Ditangkap saat Transaksi

Barang bukti yang disita adalah empat paket hexymer dan lima setrip tramadol.
Kedua terduga pelaku kasus obat keras terbatas yang ditangkap di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/1/2025). | Foto: Polsek Sagaranten