Ada 12 PSK yang Ditawarkan Prostitusi Online Sukabumi, Dua Masih Dibawah Umur dan Hamil

Selasa 20 November 2018, 11:03 WIB

SUKABUMIUPDATE.com – Terbongkarnya kasus prostitusi online yang dijalankan oleh akun twitter Escort0266 ke 2 @sukabumiasyik, oleh tim Cyber Patrol Polres Sukabumi Kota tak hanya mengamankan dua pelaku utama sebagai mucikari. Ternyata ada 12 perempuan muda yang diduga menjadi komoditas jualan online, yang saat ini mendapatkan pengawasan ketat dari kepolisian dan pemerintah daerah setempat.

“Ada dua belas perempuan yang ditawarkan oleh akun tersebut. Usia muda paling tua 27 tahun, bahkan ada dua yang masih dibawah umur, usia dibawah 18 tahun,” jelas Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, saat live di TV One, Selasa (20/11/2018 petang).

Dari 12 perempuan muda, yang kemarin sempat diperiksa oleh penyidik, dua diantaranya bahkan dalam keadaan hamil. “Kami sudah berkordinasi dengan dinas kesehatan, untuk melakukan pengecekan kesehatan para perempuan ini, termasuk tes HIV,” lanjut Susatyo.

Para perempuan muda ini ditawarkan kepada netizen dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu untuk sekali melayani transaksi seksual (short time).

“Jadi kedua pelaku yang kami amankan ini bertindak sebagai mucikari, mereka mengatur transaksi, bahkan juga siap menyiapkan tempat, (hotel) untuk pertemuan antara konsumen dan perempuan-perempuan yang ditawarkan sebagai pemuas nafsu seksual.”

Menurut Susatyo, dari transaksi ini kedua pelaku mendapatkan keuntungan minimal uang. “Dari pemeriksaan jatah perempuan muda ini hanya Rp 400 ribu dalam sekali transaksi jadi sisanya milik kedua pelaku.”

BACA JUGA: Cuma Rp 500 Ribu Sekali Kencan, Akun @sukabumiasyik Jual PSK Secara Online

Polisi saat ini masih mendalami dugaan aparat ada perempuan diluar Sukabumi yang ikut “dagangkan” oleh kedua pelaku secara online. “Sejauh ini, para perempuan yang ditawarkan melalui twiter mereka ini warga Sukabumi.”

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mengamankan dua orang tersangka, masing-masing berinisial US alias J (40 tahun) dan WS alias P (42 tahun). J adalah warga Baros, Kota Sukabumi. Sementara P adalah warga Cikembar, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Food & Travel28 Februari 2025, 07:00 WIB

Resep Oatmeal Cookies Simpel, Waktu Recook Cepat Cuma 20 Menit!

Dibandingkan Cookies biasa, Oatmeal Cookies sering dianggap lebih sehat karena mengandung serat dari oat yang baik untuk pencernaan.
Ilustrasi. Resep Oatmeal Cookies Simpel. (Sumber : Freepik/@ededchechine)
Sukabumi28 Februari 2025, 06:30 WIB

Sudah Pernah DED, Warga 2 Kecamatan di Sukabumi Menanti Kepastian Pembangunan Jembatan Cibodas

Warga Kecamatan Curugkembar dan Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, masih menanti kepastian pembangunan jembatan Cibodas yang menghubungkan dua wilayah tersebut
Jembatan Cibodas penghubung Kecamatan Curugkembar dan Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Science28 Februari 2025, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 28 Februari 2025, Siang Hari Potensi Hujan Deras

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan pada 28 Februari 2025.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan pada 28 Februari 2025. (Sumber : pexels.com/el jusuf)
Figur28 Februari 2025, 00:32 WIB

Komitmen A Yamin Dalam Mendukung Pembangunan Pendesaan di Jabar

Sebagai anggota DPRD, A Yamin dikenal sangat konsisten dalam memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pembangunan di pedesaan
Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat, A Yamin. (Sumber Foto: Istimewa)
Sukabumi27 Februari 2025, 22:05 WIB

Pemkot Sukabumi Bersiap Efisiensi Anggaran, Perjalanan Dinas & Belanja ATK Kena Pangkas

Dalam praktiknya, efisiensi anggaran akan diterapkan Pemkot Sukabumi pada Agustus 2025.
Pj Sekda Kota Sukabumi, Hasan Asari saat ditemui awak media di Balai Kota Sukabumi, Kamis (27/2/2025). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sukabumi27 Februari 2025, 20:40 WIB

Kondisi Terkini 2 Korban Selamat dari Sambaran Petir di Simpenan Sukabumi

Diketahui, kejadian tragis 4 warga tersambar petir di Simpenan Sukabumi ini terjadi pada Rabu 26 Februari 2025 siang. Akibatkan 2 orang tewas, 2 luka.
Warga saat mengevakuasi korban tersambar petir di Simpenan Sukabumi, Rabu (26/2/2025). | Foto : Istimewa
Sukabumi27 Februari 2025, 20:02 WIB

Dampak Proyek Tol Bocimi, Lalu Lintas Nagrak-Cibadak Bakal Dialihkan

Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi melakukan uji coba pengalihan lalu lintas di Simpang Jalan Alternatif Nagrak menuju Warungkaung, Jelegong, dan Cibadak
Dishub Kab Sukabumi, Fokopimcam Nagrak, Dinas PU dan Waskita saat uji coba pengalihan lalu lintas rute Cibadak-Nagrak imbas pembangunan tol bocimi seksi 3 | Foto : Dishub
Entertainment27 Februari 2025, 20:00 WIB

Harga Tiket Fan Meeting Lee Min Ho di Jakarta, yang Bisa Dibeli Mulai Hari Ini

Lee Min Ho akan memberikan penampilan dan interaksi menarik dengan para penggemar yang datang ke fanmeeting nanti. Pastinya bakal terasa seru sampai sulit sekali untuk dilupakan.
Harga Tiket Fan Meeting Lee Min Ho di Jakarta, yang Bisa Dibeli Mulai Hari Ini (Sumber : Instagram/@actorleeminho)
Sukabumi27 Februari 2025, 19:59 WIB

Potret Kerusakan Alun-alun Gadobangkong Sukabumi, Ornamen Penyu hingga Jogging Track Jebol

Kondisi Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu Sukabumi rusak parah di sana-sini. Berikut kata pihak kontraktor dan DLH.
Potret kerusakan ornamen penyu di Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu Sukabumi, (27/2/2025). (Sumber Foto: SU/Ilyas)
Produk27 Februari 2025, 19:38 WIB

Jelang Munggahan, Harga Daging di Pasar Palabuhanratu Sukabumi Naik

Menjelang munggahan atau H-1 bulan Ramadan, harga daging kerbau dan ayam boiler di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan.
Pedagang daging di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi