//
Menu

15 Nov 2020, 05:45 WIB

Sensasi Meluncur di Curug Congcot Cidahu Sukabumi

Curug Congcot yang berada di Kampung Panagan, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Tak ada habisnya membahas pontensi wisata di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Hal itu karena wilayah tersebut didukung hutan lindung yang dikelola Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Salah satunya Curug Congcot. Air terjun tersebut berada di kaki Gunung Salak, tepatnya di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. 

Berdasarkan keterangan dari warga, dulunya Curug Congcot ini paling banyak didatangi masyarakat karena unikannya. Namun karena kurangnya pengelolaan, dan akses ke Curug tersebut sulit membuat eksistensinya menghilang.

BACA JUGA: Main Air Gratis di Kolam Buatan Curug Anggarenceng Lengkong Sukabumi

Curug ini memiliki dua air terjun yang sejajar. Jika diperkirakan, tingginya bisa mencapai dua atau tiga meter. 

Karena memiliki air terjun yang landai sesekali pengunjung menikmatinya dengan cara loncat dari atas bidang curug atau meluncur di ruas air terjun itu. Cukup asyik untuk mengisi akhir pekan sambil menikmati alam.

Tak sulit untuk masyarakat yang berada di sekitar Kecamatan Cidahu untuk menuju ke Curug Congcot. Masyarakat dari arah Bogor atau Sukabumi bisa mengakses jalan utama untuk mengarah ke Kecamatan Cidahu.

Curug Congcot yang berada di Kampung Panagan, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Masuk simpang Cidahu yang berada di Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug dengan jarak tempuh sekitar tujuh kilometer. Sesampainya di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu masyarakat bisa mengarah ke jalan Kampung Panagan yang hanya bisa diakses sepeda motor. Dari situ, hanya tinggal bertanya kepada masyarakat setempat yang akan memberi arahan menuju Curug Congcot.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keluhan nyeri dada tak bisa diremehkan. Apalagi jika nyeri itu terasa sampai tembus ke bagian punggung. Banyak penyakit yang memicu nyeri dada dan bisa juga disebabkan komplikasi....

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya