Menu

10 Jul 2020, 11:56 WIB

Sensasi Melewati Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi, Setelah Terkunci Pandemi

Objek wisata jembatan gantung atau suspension bridge Situ Gunung kembali dibuka pada hari ini Jumat (10/7/2020). Sebelumnya suspension bridge ini tutup karena pandemi Covid-19. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Objek wisata jembatan gantung atau suspension bridge Situ Gunung kembali dibuka pada hari ini Jumat (10/7/2020). Sebelumnya, suspension bridge yang berada di TNGGP PTN Resort Situ Gunung ini sempat ditutup sementara akibat Pandemi Covid-19.

Pembukaan objek wisata yang berlokasi di Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi sesuai Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 764/BBTNGGP/Tek.2/7/2020 tentang Pembukaan Kembali Wisata Alam dan Perkemahan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

BACA JUGA: Dibuka 10 Juli, Jumlah Pelintas Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi Dibatasi

Kepala Resort PTN Situ Gunung, Asep Suganda mengatakan, pihaknya bersama PT Frontis Aquam Vivam Dede telah menyiapkan berbagai protokol kesehatan di hari pertama pembukaan jembatan gantung Situ Gunung tersebut.

"Pengunjung diwajibkan menggunakan masker. Kalau pengunjung tidak membawa masker, kita siapkan di loket masuk. Kemudian untuk tempat cuci tangan dan handsanitizer sudah disiapkan," kata Asep kepada sukabumiupdate.com, Jumat (10/7/2020).

BACA JUGA: Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi Buka Kembali, Cek Tanggalnya Disini!

Asep menjelaskan, kapasitas pengunjung di Situ Gunung sendiri dibatasi kurang dari 50 persen dari jumlah biasanya. Saat ini, Situ Gunung hanga menampung sekitar 2.250 pengunjung per hari, dimana pada situasi sebelumnya bisa mencapai 6.000 pengunjung per hari.

"Sekarang satu kali nyebrang di jembatab itu 45 orang, karena untuk menjaga jarak. Biasanya 90 orang," jelas Asep.

BACA JUGA: Siap Buka Kembali, Ini Aturan baru di Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi

Asep menuturkan, bagi pengunjung yang berasal dari luar Sukabumi, tidak diharuskan untuk membawa surat keterangan non reaktif rapid test. Sebab, Asep menyebut, pihaknya telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tersendiri.

"Pengunjung dicek suhu pakai thermogun, yang di atas 37 derajat tidak bisa masuk dan disuruh istirahat. Situ Gunung telah menyiapkan SOP sendiri sesuai protokol kesehatan dan sudah kita siapkan pemeriksaan di sini," tutur Asep.

BACA JUGA: Libur Lebaran Objek Wisata Situ Gunung Sukabumi Masih Tutup, Termasuk Suspension Bridge

Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Jakarta bernama Chavent (27 tahun) mengungkapkan, ia pertama kali berkunjung ke jembatan gantung Situ Gunung. Ia mengaku tidak merasa was-was terpapar Covid-19 sebab tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Berkunjung ke Suspension Bridge dan Curug Sawer. Ini pertama kali karena penasaran dan tempatnya asri. Tidak was-was karena mengikuti anjuran pemerintah seperti pakai masker, cuci tangan, dan lain-lainnya," pungkas Chavent.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Video prakirawati cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang pekan ini viral karena menjadi korban pelecehan seksual secara verbal di Twitter kini hilang. Diduga BMKG telah menghapus...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PAN, Heri Antoni melangsungkan Reses III tahun 2020 di tiga lokasi berbeda, di Daerah Pemilihan (Dapil IV). Lokasi pertama di Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com - Mandalika Racing Team Indonesia yang disiapkan untuk mewakili Tanah Air di ajang Moto2 tahun depan juga bakal merintis akademi pembalap untuk program pembinaan atlet balap sejak dini. "Dunia...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Rendy Rakasiwi melaksanakan reses ketiga tahun 2020 di Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam resesnya Rendy...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya