Menu

08 Peb 2020, 18:15 WIB

Mengunjungi Goa Gunung Karanghawu di Bibir Pantai Sukabumi, Banyak Cerita Mistisnya

Goa Gunung Karanghawu di pesisir Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Pantai Karanghawu di Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu objek wisata yang cukup terkenal di kawasan Pantai Palabuhanratu. 

Pemandangan yang khas dari pantai ini yaitu memiliki karang dan tebing yang menjorok ke laut. Lebih dari itu di pantai ini terdapat sebuah goa. Sesuai tempatnya, goa tersebut bernama Goa Gunung Karanghawu. 

BACA JUGA: Masuk Kawasan UGGCP, Pembangunan Gerbang di Pantai Karanghawu Sukabumi Dihentikan

Lokasi goa ini terletak di bawah bukit karang. Konon menurut cerita Goa Gunung Karanghawu ini sebagai petilasan Nyi Roro Kidul dan sebagai tempat peristirahatan presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Sedangkan di atas goa tersebut terdapat sebuah bangunan yang dipercaya sebagai tempat persinggahan Nyi Roro Kidul.

Goa Gunung Karanghawu saat ini memiliki tinggi kurang lebih sekitar dua meter dengan lebar tiga meter serta kedalaman kurang lebih tujuh meter. Semakin dalam goa semakin menyempit dengan dinding bongkahan batu karang.

BACA JUGA: Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Akhirnya Perbaiki Gazebo di Pantai Karanghawu

"Dulu mah tingginya gua dari luar itu tujuh meter sekarang mah menyempit karena tertutup pasir dari laut. Menurut cerita dari orang tua zaman dulu, Goa ini bisa tembus ke Ujung Kulon dan Purwakarta tapi sekarang mah sudah tidak bisa lagi karena jejaknya sudah hilang karena tertutup pasir tadi makanya sekarang agak dangkal," ujar Romi (35 tahun) penjaga pantai.

Namun hingga saat ini, Goa Gunung Karanghawu tersebut masih selalu dikunjungi wisatawan dari berbagai wilayah. Tujuannya melaksanakan tawasulan terutama di hari Kamis malam Jumat.

BACA JUGA: Meski Ubur-ubur Meneror Wisatawan Tetap Padati Pantai Karanghawu

"Banyak peziarah kesini awalnya mandi dulu di laut kemudian melakukan tawasulan di dalam Goa, kalau urusannya gak tahu juga. Selain peziarah dari Palabuhanratu, Sukabumi, Purwakarta, Bandung, Jakarta bahkan dari luar Jabar juga ada dari Aceh," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satreskrim Polres Bogor kembali menangkap pelaku penyebar kabar bohong atau hoaks terkait virus corona melalui media sosial berinisial RD (48) warga Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dilansir dari suara.com,...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya