Menu

06 Peb 2020, 20:45 WIB

Masuk Kawasan UGGCP, Pembangunan Gerbang di Pantai Karanghawu Sukabumi Dihentikan 

Muspika Cisolok melakukan sidak pembangunan gerbang atau gapura yang dibangun di objek wisata Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Muspika Cisolok langsung melakukan sidak pembangunan gerbang atau gapura yang dibangun di objek wisata Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Camat Cisolok Kurnia Lismana didampingi Satpol PP, Danramil dan Polsek Cisolok meninjau langsung Pembangunan gapura yang dalam proses finishing tersebut.

BACA JUGA: Viral Gerbang Baru di Karanghawu Cisolok Sukabumi, Simak Penjelasannya!

Pembangunan gapura tersebut viral dan banyak menuai komentar negatif netizen pasalnya Pantai Karanghawu termasuk dalam kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu atau UGGCP, dengan demikian pembangunan apapun tidak bisa dilakukan sembarangan.

"Kami sudah meninjau langsung pembangunan Gapura yang viral di media sosial. Kami melakukan musyawarah dengan perwakilan dari Paguyuban Pengelola Tempat Wisata Karang Hawu beserta kepala Desa Cisolok," ujar Kurnia kepada sukabumiupdate.com melalui sambungan selular, Kamis (6/2/2020).

BACA JUGA: Viral Harga Sewa Tikar Rp 80 Ribu di Pantai Karanghawu Sukabumi, Ini Kata Satpol PP

Dari hasil musyawarah telah disepakati bersama bahwa pembangunan gapura tersebut dihentikan untuk sementara waktu sambil menunggu tinjauan dari pihak-pihak terkait diantaranya manajemen Unesco Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Dinas Pariwisata serta pihak terkait lainnya.

Dengan viralnya Gapura tersebut, Kurnia meminta kepada seluruh masyarakat dan Netizen untuk tidak menyebar dan berkomentar berlebihan. 

"Mereka membangun bukan bentuk izin, tapi pengelola Karanghawu sudah minta persetujuan Desa dan BPD, dan disetujui. Tapi tidak ada pemberitahuan ke pihak kecamatan," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya