Menu

31 Agu 2019, 12:00 WIB

Menjelajahi Pantai Cisantri Lojiwood Sukabumi yang Tersembunyi

Suasana Pantai Cisantri Lojiwood di Kampung Cisantri, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, ini masih begitu alami dan tersembunyi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Pantai Cisantri Lojiwood wajib masuk daftar kunjungan wisata akhir pekan. Pantai yang berada di Kampung Cisantri, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, ini masih begitu alami dan tersembunyi. 

Lokasinya sekitar 1 kilometer dari Pantai Cipunaga dan masih berada di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Karakteristik pantai ini hampir sama dengan Pantai sangrawayang, Pantai Cipunaga dan Pantai Karang Merak yakni hamparan batu karang yang menjorok di laut berpadu dengan pepohonan di tepi pantai.

BACA JUGA: Spot I Love U Pantai Cikembang Sukabumi, Cocok Bagi Pemburu Foto Instagramabel

Pemandangan ini tentunya memanjakan wisatawan yang ingin melepas penat, apalagi ketika deburan ombak menerpa batu karang. Pantai Cisantri Lojiwood masih asri karena masih belum banyak diketahui wisatawan.

Jarak dari Kota Sukabumi menuju pantai ini sekitar 70 kilometer. Untuk sampai ke pantai ini dari arah Kota Sukabumi masuk persimpangan Bagbagan patokannya jembatan kuning, lanjutkan perjalanan ke arah Simpenan lalu belok ke arah kiri menuju jalur sabuk Geopark Ciletuh Palabuhanratu lalu sekitar delapan kilometer selanjutnya belok kanan tepatnya sebelum persimpangan menuju objek wisata langit. Dari persimpangan tersebut ke lokasi Pantai Cisantri Lojiwood jaraknya 800 meter.

BACA JUGA: Yuk Berlibur ke Puncak Darma Sukabumi, Ada Spot Selfie Baru Loh!

"Masih sepi, paling hanya saat libur lebaran dan libur panjang baru ramai pengunjung disini, kalau hari-hari libur Minggu masih jarang, paling juga yang datang rata-rata pemancing di batu karang," ujar Ucep (63 tahun) warga sekitar.

Tempat ini begitu tenang jauh dari jalan sehingga suara bising knalpot kendaraan nyaris tidak terdengar.

"Tempatnya berada di bawah, suaranya knalpot jadi tidak terdengar paling deburan suara ombak yang menerpa batu karang saja malah kalau didengarkan seksama serasa mendengarkan suara musik," tandasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian Muhammad Akbar (15 tahun) yang hanyut terbawa arus Sungai Cibeber, di Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi kembali dilakukan Jumat (14/8/2020).  Kepala Pos Basarnas Sukabumi, Faber Sinaga...

SUKABUMIUPDATE.com - Abrasi mengancam pemukiman warga pesisir Pantai Cipatuguran, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Abrasi yang terjadi di Kampung Cipatuguran saat ini semakin mengkhawatirkan dan mengancam rumah warga...

SUKABUMIUPDATE.com - Naksir seseorang bisa mendebarkan sekaligus menakutkan, pada saat yang bersamaan. Meski suasana hati terasa bahagia, tetapi juga bisa membuat Anda rentan. Secara alami, Anda pasti ingin mengawasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian relawan uji klinis vaksin Covid-19 mengaku tetap sehat pasca suntikan pertama yang diterima pada Selasa 11 Agustus 2020. Hari itu sekaligus hari pertama pelaksanaan uji klinis...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya