Menu

02 Apr 2019, 12:28 WIB

Mengenal Nyalawean, Tradisi Dibalik Acara Tangkap Ikan Impun di Pantai Citepus Palabuhanratu

Warga mengumpulkan ikan impun hasil tangkapan di muara Pantai Citepus, Palabuhanratu, Selasa (2/4/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com -  Masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Palabuhanratu, memadati muara pantai Citepus, Selasa (2/4/2019) sejak pagi buta. Bukan untuk bermain di pantai melainkan menangkap ikan impun.

Ikan ini dikenal dengan rasanya yang lezat. Selain itu harganya lumayan mahal, ikan impun dalam satu wadah gelas air mineral bisa dihargai Rp 10 ribu - Rp 15 ribu. Sedangkan satu kilogram ikan impun harganya Rp 60 ribu.

Tak sekedar rasa dan harga, menangkap ikan impun ini menjadi salah satu tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat setiap tanggal 25 bulan Rajab di tahun Hijriah. Masyarakat setempat menyebutkan 'Nyalawean' yang berasal dari kata ‘salawe’ yang dalam bahasa sunda berarti 25. Tanggal itu adalah tanggal dimulainya musim impun.

BACA JUGA: Serunya Tangkap Ikan Impun di Pantai Citepus Sukabumi

"Jadi kalau sudah masuk tanggal Nyalawean, warga dari berbagai kampung berkumpul di muara ini," ujar warga, Solihin (60 tahun).

Menurut dia, saking ingin mendapatkan ikan impun yang banyak warga yang menginap di pinggir pantai sebab impun biasa muncul pada pagi pukul 03.30 WIB.

"Bahkan ada yang sampai menginap di pinggir dipantai menunggu kedatangan ikan impun," ujarnya.

Sementara itu, Ugan Sugandi (40 tahun) warga Cimaja menambahkan musim ikan impun di muara Citepus dimulai sejak Minggu (31/3/2019) yang dalam tanggal Hijriah adalah 25 Rajab.

Menurut dia, warga harus datang ke pantai sejak pagi buta agar mendapatkan impun yang banyak. Berburu ikan impun bisa dilakukan kembali pada waktu siang, mulai pukul 14.00 WIB hingga malam.

"Impun muncul pagi pukul 03.30 WIB sampai menjelang siang, kalau sore pukul 14.00 WIB sampai malam," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Partai Golkar resmi mengusung pasangan Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin di Pilkada Kabupaten Cianjur 2020. Kepastian jadi pengusung terjadi setelah penyerahan surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar yang...

SUKABUMIUPDATE.com - DPRD Kabupaten Sukabumi akhirnya mengesahkan Raperda Perusahaan Daerah (Perumda) Agrobisnis. Pengesahan dilaksanakan dalam rapat paripurna, di Gedung DPRD Jalan Ahmad Yani, Komplek Perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebaran virus corona atau covid-19 di Indonesia tak kunjung menurun. Pada Senin (13/7/2020) per pukul 12.00 WIB, atau selama 24 jam, ada penambahan kasus positif sebanyak 1.282...

SUKABUMIUPDATE.com - Berbagai persiapan dilakukan menjelang perhelatan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020. Persiapannya tak hanya soal data pemilih, kondisi kesehatan dari penyelanggara atau panitia yang akan bertugas juga menjadi perhatian. Panitia ad...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya