Menu

02 Mar 2019, 14:20 WIB

Nikmati Alam Water Kek Bantargadung Sukabumi, Bikin Lupa Waktu

Wisata Water Kek yang berada di Kampung Calobak, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Ada wisata air bernuansa alam terbuka yang masih alami di Kampung Cikobak, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. Jaraknya tak terlalu jauh dari kawasan wisata Palabuhanratu, dan bisa dijadikan alternatif wisata untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.

BACA JUGA: Pantai Cipunaga Pelabuhanratu, Kombinasi Unik Ombak Laut dan Huma Menghampar

Objek wisata yang ini disebut Water Kek. Dari pertigaan Pasar Pasir Suren, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu tinggal belok ke sebelah kanan. Lanjut sekitar empat kilometer dari pertigaan Pasar Pasir Suren sudah nampak satu kawasan wisata air. Sementara dari pusat Kota Sukabumi, jaraknya sekitar 50 kilometer.

Objek wisata air Kek di Kampung Cikobak, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi nampak dari dalam. | Sumber Foto: Nandi

Suasana alaminya bisa membuat seseorang sampai lupa waktu. Bahkan waktu seharian sepertinya terasa kurang jika sudah berada di lokasi tersebut. Keseruan lain juga dapat dirasakan pengunjung, tidak hanya karena wisata air saja, tetapi indahnya pemandangan alam pegunungan dengan udara yang sejuk di atas bukit.

"Disini selain ada wahana permainan perosotan, beberapa saung di atas bukit. Juga ada kolam ikan bagi yang hobi memancing, tinggal bawa joran aja. Hanya ikan mujair yang tersedia disini. Paling bayar juga sesuai ikan yang di dapat, harganya sesuaikan dengan di pasar," kata pengelola Wisata Air Kek, Ahmad saat kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Bertualang Seru di Leuwi Sumelit Geopark Ciletuh Palabuhanratu

Jadi tunggu apalagi? Water Kek merupakan salah satu solusi tepat untuk menghabiskan liburan bersama keluarga yang menyenangkan selain ke kawasan Pantai Palabuhanratu.

"Disini saya tidak memasang tarif masuk. Ya seikhlasnya saja apabila pengunjung tidak mempunyai uang untuk bayar. Kalau pengunjung mau bayar juga paling untuk orang tua Rp 4.000 per orang, kalau anak-anak sekolah Rp 2.000," pungkas Ahmad.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya berolahraga dengan berlebihan. Dilansir dari tempo.co, padahal semua yang berlebihan itu tentu tidak baik, termasuk olahraga. Bila mengolah tubuh dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Penis bengkak biasanya disertai oleh berbagai gejala lain, seperti bau tak sedap atau benjolan yang muncul di kulit penis. Dilansir dari tempo.co, gejala menyebalkan ini bisa menyebabkan...

SUKABUMIUPDATE.com - James Scott, pria 57 tahun ini menderita kondisi yang menyakitkan akibat kecelakaan di tempat kerjanya 4 tahun lalu. Dilansir dari suara.com, saat itu James kejatuhan 1,5 ton...

SUKABUMIUPDATE.com - Pencarian hari terakhir Barji (35 tahun) korban tenggelam di Sungai Cimandiri pada Kamis (20/2/2020) belum membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dari tempat kejadian hingga Muara...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya