Menu

09 Peb 2019, 06:00 WIB

Nikmatnya Wisata Sambil Ngaliwet di Sungai Cipelang Pondok Halimun Sukabumi

Wisatawan asal Jakarta saat menikmati nasi liwet di Sungai Cipelang, Pondok Halimun, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Herlan Heryadie.

SUKABUMIUPDATE.com - Kawasan Pondok Halimun bertahun-tahun silam pernah menjadi primadona wisata di Sukabumi. Lokasi wisata yang terletak di kaki Gunung Gede-Pangrango itu kini tak seramai dulu. Kalah populer ketimbang lokasi wisata lainnya yang kini tengah digandrungi.

Padahal, suasana alam khas pegunungan yang disuguhkan di Pondok Halimun sangat jarang ditemui di tempat lain. Jarak dari pusat Kota Sukabumi menuju Pondok Halimun kurang lebih 11 kilometer dan memakan waktu sekitar 30 menit. Apalagi memasuki kawasan Desa Perbawati, siapapun bakal disuguhkan hamparan kebun teh yang memanjakan mata.

BACA JUGA: River Tubing, Wisata Favorit Baru di Pondok Halimun Sukabumi

Salah seorang wisatawan asal DKI Jakarta, Burhan Sholihin mengaku jauh-jauh datang dari ibukota lantaran penasaran ingin menikmati suasana sejuk khas pegunungan di Pondok Halimun, sekaligus melepas penat.

"Saya sengaja datang dari Jakarta, diajak teman yang masih orang Sukabumi. Katanya Pondok Halimun udaranya sejuk, sungainya masih sangat bersih dan cocok kalau mau melepas penat," ungkap Burhan kepada sukabumiupdate.com.

Setibanya di Pondok Halimun, kata Burhan, ia disambut senyum ramah warga sekitar yang membuka usaha warung kecil-kecilan yang berjajar di area wisata. Bahkan di warung tersebut ia bisa memesan nasi liwet yang bisa ia santap sambil menikmati suasana alam.

"Nah, begitu sampai, yang punya warung nawarin nasi liwet. Saya datang berempat, cuma bayar Rp 100 ribu bisa menikmati nasi liwet di pinggir Sungai Cipelang. Nikmatnya luar biasa. Ini lokasi wisata Sukabumi yang paling berkesan menurut saya," pungkas Burhan.

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Virus flu babi yang mengandung genotipe 4 (G4) dinyatakan tidak mengarah pada pandemi. Ini berdasarkan hasil penelitian terbaru Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Ada kalanya Anda kehabisan ide pembicaraan saat bersama pasangan. Padahal ada banyak topik pembicaraan yang bisa mendekatkan hubungan dengan pasangan. Dilansir dari tempo.co, cara mencari topik pembicaraan...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga negara asing asal Rusia bernama Maksim Markelov (24) diduga membuat keonaran dan dianggap meresahkan masyarakat di Kawasan Pererenan, Mengwi, Badung, Bali. "Iya, jadi Tim Pengawasan Orang Asing...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari Soebekty mengatakan ada indikasi komersialisasi penggunaan alat rapid test Covid-19. “Karena bisa jadi ini hukum ekonomi bekerja,” kata Lely dalam diskusi Perspektif...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya