Menu

Selasa, 05 Pebruari 2019, 15:04 WIB

Indah Sudah Pasti, Vihara Kwan Im Sukabumi Juga Dijadikan Sarana Edukasi

Vihara Kwan Im di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Kunjungan ke Vihara Kwan Im di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi meningkat saat Imlek. Tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk peribadatan bagi masyarakat Tionghoa, vihara ini juga sebagai salah satu tujuan objek wisata Kabupaten Sukabumi.

Pengurus Vihara Kwan Im, Sopian (27 tahun) mengungkapkan, tak hanya Imlek saja, saat libur akhir pekan atau libur panjang vihara banyak dikunjungi wisawatan dari berbagai wilayah bahkan wisatawan mancanegara.

"Kalau hari libur, fungsi vihara ini memang selain tempat peribadatan juga sebagai objek wisata sukabumi juga, yang datang terutama warga sekitaran wilayah Palabuhanratu ada juga Sukabumi, Bogor, Cianjur dan Bandung bahkan luar negeri seperti China dan Thailand juga ada," ujar Sopian kepada sukabumiupdate.com, Selasa (5/2/2019).

BACA JUGA: Di Pinggir Pantai Selatan Sukabumi, Imlek Berkesan di Vihara Kwan Im Sangrawayang

Dijelaskan Sopian, vihara Kwan Im yang merupakan milik warga keturunan Thailand ini semakin dikenal karena berada di kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Banyak warga yang sebelum ke Ciletuh atau sebaliknya selalu menyempatkan untuk mampir.

"Tidak ada yang diunggulkan sebenarnya di tempat ini tapi mungkin orang tertarik karena banyaknya jenis bangunan yang tidak sering mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti patung patung, nah mungkin itu yang menjadi daya tariknya mereka mampir kesini," ujarnya.

Vihara ini juga bisa menjadi sarana edukasi, karena bisa mempelajari patung patung dewa yang ada diantaranya Dewa Kuam Im. 

"Saat hari hari libur akhir pekan tidak jarang anak-anak sekolah dari berbagai wilayah datang berkunjung dan menjadikan bahan materi untuk tujuan pendidikan. Satu lagi bagi pengunjung yang datang kesini itu free tidak ada pungutan kecuali parkir kendaraan," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Musibah kebakaran melanda rumah warga di Kampung Sinarjaya, RT 6 RW 1, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (5/2/2019). Tak ada barang yang tersisa, kerugian mencapai...

Oleh : Abu Bakar Abdul Hasan, Direktur Fitra Sukabumi Barangsiapa yang memanfaatkan fasilitas negara demi perutnya sendiri saja, maka kualitas dirinya tak lebih baik atas apa yang dikeluarkan dari perutnya....

SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan gantung Situ Gunung, di Kecamatan Kadudampit, diserbu wisatawan dari Sukabumi dan luar daerah, Selasa (5/2/2019). Tak hanya masyarakat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga tak ingin...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Yayasan Cagar Budaya Kota Jepang Pojok Gunung Kekenceng (Hiroshima Dua), Tedi Ginanjar menegaskan pengrusakan di Situs Jembatan Kereta Peninggalan Jepang di sungai Cikupa, Kampung Bandang, Desa...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya