Menu

07 Apr 2018, 08:34 WIB

Alor Ciateul, Hutan Mangrove Mempesona di Ciemas Kabupaten Sukabumi

Spot wisata hutan mangrove di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Pokmasi Desa Mandrajaya

SUKABUMIUPDATE.com - Kecamatan Ciemas menjadi salah satu area yang termasuk dalam kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Banyak destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi pengunjung.

Tak hanya wisata curug atau air terjun, serta pantai berpasir saja. Di Kecamatan Ciemas juga terdapat spot wisata berupa perairan di tengah Hutan Mangrove.

BACA JUGA: Libur Panjang, Jumlah Wisatawan Geyser Cisolok Sukabumi Meningkat

Spot wisata ini berada tak jauh dari Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas. Tepatnya di sekitar daerah yang biasa disebut warga sebagai Rawa Ateul atau Alor Ciateul.  Luasnya sekitar satu hektar.

Lokasi ini sudah dimanfaatkan Kelompok Masyarakat Konservasi (Pokmasi) Desa Mandrajaya. "Dulu lokasi ini tercemar, kalau berenang bisa gatal-gatal. Makanya disebut Alor Ciateul, sekarang sudah aman dan tidak tercemar," kata Irpan Alamsyah, anggota Pokmasi Desa Mandrajaya ditemui sukabumiupdate.com, Jumat (6/4/2018).

Pemandangan hutan mangrove yang ditengah aliran laut pesisir, membuat pemandangan di tempat ini sangat menarik. Cocok dijadikan spot berswafoto.

BACA JUGA: Camping Ground Aku Cinta, Suasana Pegunungan di Tengah Kota Sukabumi

Penataan wisata di Alor Ciateul mulai digarap masyarakat sekitar satu bulan ini. Pengunjung juga bisa mancing di tempat ini.

"Kedalaman rawa nya sekitar 1-1,5 meter," tutur Irpan.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya