Menu

28 Des 2019, 11:30 WIB

Menikmati Legitnya Semangkuk Olahan Raja Buah di Dapoer Sop Duren Palabuhanratu

Sajian sop durian di Dapoer Sop Duren, Kampung Gunung Sumping, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Buah durian memiliki rasa dan aroma yang khas. Dimakan langsung maupun dijadikan menu olahan apapun rasa si raja buah--julukan durian--itu tetap sedap.

Soal olahan durian yang sedap bisa datang ke Dapoer Sop Duren di Kampung Gunung Sumping, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Sesuai namanya, tempat ini menyajikan sop durian yang dijamin bikin ngiler.

BACA JUGA: Bisnis Durian Maranginan Khas Ciemas Sukabumi, Keuntungnya Semanis Rasanya

Dalam satu mangkuk sop durian, terdiri dari daging durian yang manis kemudian ditambah krim kental dan ditimpa parutan keju. Agar lebih menarik ditambah ceres warna warni diatasnya.

"Durennya terasa creamy (lembut), manis dan legit, sebagai pencita buah durian akan puas," ujar Rika Ulvana (27 tahun) pemilik Sop Duren.

BACA JUGA: Ragam Olahan Durian Enak Murah Meriah, Tempatnya di Duren Bar Sukabumi

Soal harga tak usah khawatir karena perporsinya dijual Rp 15 ribu. Harga segitu dijamin bakal puas. 

Rika mengaku sudah lama berjualan sop durian. Sebelum buka di Palabuhanratu, Rika awalnya berjualan di Parungkuda. Alasannya pindah ke Palabuhanratu karena daerah ini termasuk sentra penghasil durian.

Ketika musim durian di Palabuhanratu tiba, Rika dengan mudah mendapatkan bahan baku. Apabila tidak dari daerah Palabuhanratu, durian akan didatangkan dari luar Sukabumi.

"Saat sedang tidak musim durian pun sop durian selalu ada, karena kita selain mendatangkan buah durian dari luar Sukabumi juga seperti Medan, Kalimantan," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Cicurug, Cidahu dan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2020) lalu, menimbulkan simpati yang mendalam dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas dan mahasiswa. Sejumlah...

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah mendapat laporan soal aksi pencurian di Kantor Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Polsek Simpenan langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). "Iya tadi anggota Polsek Simpenan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Kane Tanaka, seorang wanita berusia 117 tahun dan 261 hari baru saja mencetak rekor sebagai orang yang paling lama hidup di Jepang. Dilansir dari suara.com, Sebelumnya pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Beredarnya video sejumlah kepala desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyatakan dukungannya kepada salah satu bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi di Pilkada 2020,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya