Menu

30 Nov 2019, 18:00 WIB

Resep Tumis Kepiting Racikan IRT Palabuhanratu Sukabumi, Rasanya Tak Kalah dengan Restoran

Tumis kepiting racikan Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Kepiting menjadi salah satu dari banyak kekayaan laut Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Binatang bercangkang ini dicari nelayan untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan mulai dari yang bercita rasa asam, pedas, manis, maupun gurih.

Maka jangan heran ketika sudah masuk ke restoran-restoran, harga satu porsi olahan kepiting ini bisa mahal. Tapi kalau ingin menikmati olahan kepiting yang nikmat tak perlu juga pergi restoran, karena warga Palabuhanratu punya resep rahasianya. Simak yuk.

BACA JUGA: Dihuni Buaya, Sungai Cikaso Sukabumi juga Kaya Kepiting Muara

Warga kampung Kaum Raya, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Anah Suhaenah (38 tahun) mengatakan, dimasak dengan cara apapun kepiting laut pasti enak, asalkan tahu racikan bumbu dan cara memasaknya. Ibu rumah tangga (IRT) ini pun memberikan tips memasak tumis kepiting. 

"Kepiting yang masih segar dibersihkan terlebih dahulu, kotoran pasir yang menempel harus bener-bener bersih," ujarnya.

BACA JUGA: Widih, Abon Ikan Marlin Palabuhanratu Sukabumi Diekspor ke Negeri Singa

Selanjutnya siapkan bumbu yang terdiri dari bawang merah dan bawah putih serta cabai rawit secukupnya. Bumbu tadi haluskan dengan cara diulek.

"Bumbu tersebut digoreng sampai harum lalu tambahkan sedikita air. Selanjutnya kepiting yang sudah bersih dimasukan sambil diberi tambahan penyedap rasa," jelasnya.

Setelah bumbu dan kepiting diaduk, wajan penggorengan ditutup agar bumbu meresap ke dalam daging kepiting. "Tunggu 10 hingga 15 menit, sebelum kepting diangkat tambahkan irisan bawang daun dan bawang bombay, kalau sudah dirasa matang olahan kepiting siap disantap," terangnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden FIFA Gianni Infantino mengaku prihatin dengan penundaan berturut-turut kualifikasi Piala Dunia 2022 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. "Saya prihatin dan ini jelas merupakan masalah nyata, terutama jika...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kampanye mobil swakemudi alias autopilot sedang diuji. Seorang pria di Kanada dituntut di pengadilan karena diduga tertidur ketika menyetir mobil tesla dengan mode autopilot alias swakemudi. Dilansir dari...

SUKABUMIUPDATE.com -  Keringat malam, atau hiperhidrosis nokturnal, bisa sangat merepotkan — dan terlebih lagi jika Anda berbagi ranjang dengan seseorang. Terkadang solusi termudah untuk menghentikan keringat berlebih adalah dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Keberadaan pasar malam di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, menuai kritikan warga. Kritik tersebut bukan tak beralasan, sebab pasar malam itu terpantau dipadati ratusan warga pada Sabtu...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya