Menu

08 Des 2018, 09:42 WIB

Manisnya Dodol Mangga, Kuliner Khas Geopark Ciletuh Sukabumi yang Wajib Dicoba

Dodol Mangga yang sudah dikemas dan siap dijual. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Pariwisata dan kuliner menjadi hal yang tak bisa dipisahkan. Ketika ada sebuah objek wisata yang dikunjungi, kuliner khas di daerah wisata itu wajib ada sebagai oleh-oleh.

Hal ini yang lantas menginspirasi, masyarakat di Kecamatan Ciemas untuk lebih kreatif dalm menciptakan ragam makanan dan minuman yang bercitra rasa seperti dodol. Dodol yang dibuat bukan dodol biasa, karena dodol yang satu ini berbahan dasar buah mangga.

"Dodol mangga tersebut akan kami jadikan salah satu makanan dan oleh oleh khas geopark," kata Rani Nuraeni (32 tahun) salah seorang pembuat dodol mangga di Kampung Cilele, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

Mangga dijadikan bahan baku karena daerah selatan Kabupaten Sukabumi ini merupakan penghasil mangga. Hampir di setiap halaman rumah dan pinggir jalan tumbuh pohon mangga.

Sebenarnya bukan dodol saja, kata Rani, karena masih banyak olahan lain berbahan mangga. Tapi yang menjadi prioritas para penggerak wisata adalah dodol mangga agar menjadi salah satu makanan ciri khas.

Para ibu saat mengikuti pelatihan membuat dodol mangga di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. (Foto: Ragil Gilang).

Menurut Rani, untuk menghasilkan dodol mangga yang spesial, dibutuhkan komposisi bahan baku yang sesuai. Untuk membuat satu kilogram dodol, persiapkan mangga yang sudah matang satu kilogram, gula pasir satu kilogram dan jelly satu bungkus.

BACA JUGA: Keong Macan, Si Loreng yang Menggugah Selera dari Palabuhanratu

"Cara membuatnya mangga dikupas kulitnya, dipotong-potong lalu diaduk sampai halus memakai blender. Mangga yang sudah diblender masukan ke kuali, tuangkan gula pasir dan satu bungkus jelly. Setelah semu bahan tercampur di kuali, aduk rata hingga halus, untuk pengolahan sampai selesai memerlukan waktu 1 hingga 2 jam lamanya, lalu angkat dan siap dikemas," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wacana penerapan konsep New Normal semakin menguat. Bahkan beberapa perusahaan sudah membuat aturan dan rencana kapan karyawannya kembali bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan. Melansir dari suara.com, Dokter Spesialis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya