Menu

Minggu, 02 Desember 2018, 16:58 WIB

Kelezatan di Setiap Tusuk Sate Maranggi Hj Nani Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Sate Maranggi di warung Hj Nani disajikan dengan ketan bakar dan sambal oncom. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagian orang pasti tahu dengan yang namanya sate maranggi karena makanan ini sangat mudah ditemui. Tapi kalau ingin yang memiliki rasa beda bisa mencoba sate maranggi di warung Hj Nani, Jalan Jalur Lingkar Selatan, Cibatu Ruko 1, Kabupaten Sukabumi.

Sate Maranggi di warung Hj Nani disajikan dengan ketan bakar dan sambal oncom. Rasanya dijamin berbeda karena ada racikan bumbu rahasia yang dibuat oleh ibu Nani, termasuk sambalnya. Sebelum dibakar, sate ini telah melalui proses perendaman alias marinate. Alhasil daging sate maranggi sudah berbumbu sebelum dimasak di atas bara api.

Harganya cukup murah, satu tusuk sate campur Rp 3.000, sate daging Rp 3.500 kemudian ketan bakar Rp 3.000 untuk nasi putih Rp 3.000.

Warung sate Hj Nani ini di buka mulai dari pukul 12.00 WIB sampai 21.00 WIB. Namun jika Minggu buka mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.

Untuk pemesanan bisa juga delivery order di akun Instagram yaitu @maranggihjnani.

Pengelola warung sate Maranggi Hj Nani, Dear Zarrin Arham Muhammad (24 tahun) mengatakan, sebelum membuka warung, Dead mengaku menjualnya melalui delivery order. Namun karena responnya yang bagus, mencobanya membuka warung sate.

BACA JUGA: Cafe K-57, Tempat Ngumpul Seru dan Nyaman di Gang Kenanga Kota Sukabumi

"Awalnya sih cuma delivery order saja, tapi responnya bagus. Apalagi disini tempatnya juga strategi," kata pemuda lulusan Unpad Sarjana Administrasi Bisnis ini.

Dalam mengelola warung ini, Dear menggunakan ilmu yang didapat dalam kuliahnya dulu. Sedangkan untuk urusan racik bumbu dan olahan, ilmunya diperoleh dari sang ibu. Selain mengelola warung sate ini, Dear juga berkecimpung dalam event organizer (EO).

"Selain bisnis kuliner saya juga menggeluti dunia event organizer (EO) dan masih berjalan," ujar putra dari Asep Deni seorang pengamat kebijakan publik yang juga Dosen di STIE Kota Sukabumi ini.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Pariwisata dan kuliner menjadi hal yang tak bisa dipisahkan. Ketika ada sebuah objek wisata yang dikunjungi, kuliner khas di daerah wisata itu wajib ada sebagai oleh-oleh. Hal ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Puncak Darma, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi menjadi spot yang pas untuk menikmati keindahan bendatangan alam Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Bukan hanya pada saat siang hari, tapi...

SUKABUMIUPDATE.com - Pengelola objek wisata geyser Cisolok memperkirakan jumlah kunjungan akan meningkat saat akhir tahun hingga awal tahun depan karena adanya libur natal dan tahun baru. Namun, peningkatan jumlah kunjungan ke...

SUKABUMIUPDATE.com - AWK (71 tahun) menggunakan sebilah pisau daging untuk membacok istrinya Ida Lisdawati (35 tahun). Tindakan brutal pelaku ini mengakibatkan korban mengalami luka bacokan di bagian wajah, leher,...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya