Menu

21 Okt 2018, 16:51 WIB

Mie Kocok di Limusnunggal Kota Sukabumi Ini Unik, Disajikan di Dalam Kelapa Muda

Mie kocok yang disajikan di dalam kelapa muda khas warung milik Neng Adawiyah di gang Rawa Belut RT 03/03, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Fadillah

SUKABUMIUPDATE.com - Siapa yang tidak kenal jenis makanan yang satu ini, mie kocok. Ya, makanan ini sangat mudah ditemui di daerah Sukabumi. Namun kalau ingin mie kocok yang disajikan berbeda hanya bisa dinikmati di sebuah warung di gang Rawa Belut RT 03/03, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi.

Di warung yang berada tepat di depan puskemas Limus Nunggal ini, mie kocok disajikan bukan di mangkok tapi di dalam kelapa muda. Selain kenyang juga segar karena daging kelapa mudanya bisa dimakan.

Harga satu porsi mie kocok kelapa muda ini Rp 20 Ribu, itu untuk porsi biasa. Jika ingin memakai toping tentunya ada tambahan harganya. Selain itu ada mie kocok original dan rujak bakso.

Pemilik warung mie kocok, Neng Adawiyah (22 tahun) mengungkapkan, karena keistimewaanya itu pengunjung yang datang bukan dari Sukabumi saja tapi luar kota.

"Banyak yang suka mungkin awalnya mereka juga penasaran bagaimana rasanya. Meskipun baru berjalan hampir satu tahun tetapi orang dari luar kota pun datang untuk mencobanya ke sini," ungkap Neng kepada sukabumiupdate.com, Minggu (21/10/2018).

BACA JUGA: Tenda Sabiq Palabuhanratu Sajikan Cumi Bakar Murah Tapi Rasanya Tak Murahan

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. Kalau berminat mungkin jangan tunggu malam karena terkadang dalam satu hari mie kocok ini bisa habis terjual sebelum malam. Warung ini juga melayani pesanan khusus untuk daerah Kota Sukabumi.

"Karena banyak peminat mie kocok kelapa muda ini kadang saya kehabisan sebelum waktu tutup, rata-rata setelah saya berjualan dirumah orang sering memesan melalui via telepon dan siap dikirim dengan ongkos yang murah," tambahnya.

Reporter : FADILLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya