Light Dark

Jelang Penjaringan Pilkada Sukabumi, Hendar: Demokrat Fokus Marwan-Adjo Sampai Akhir

Politik | 05 Dec 2019, 06:00 WIB
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Hendar Darsono diwawancarai saat berkunjung ke kantor redaksi sukabumiupdate.com, Rabu (4/11/2019). | Herlan Heryadie

SUKABUMIUPDATE.com - Pengujung tahun 2019 ini, Partai Demokrat tengah bersiap jelang penjaringan terbuka untuk Pilkada Sukabumi 2020 mendatang. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Hendar Darsono mengatakan, pekan ini akan ada rapat internal jajaran DPC untuk menyusun tim penjaringan.

BACA JUGA: Pilkada Kabupaten Sukabumi, Partai Demokrat Segera Buka Penjaringan


Advertisement

Hal itu disampaikan Hendar saat menyambangi kantor redaksi sukabumiupdate.com, Rabu (4/11/2019). Hendar melanjutkan, tahap penjaringan juga akan dibuka untuk umum, baik internal Partai Demokrat maupun kalangan eksternal.

"Siapapun yang daftar akan kita persilahkan. Intinya Partai Demokrat punya sikap sendiri, prinsip sendiri dan mekanisme tersendiri yang tentu harus ditempuh sesuai dengan garis instruksi partai. Untuk Pilkada Sukabumi, terakhir kita dikumpulkan oleh DPD Jawa Barat, persisnya 23 November, kita diberikan arahan agar kita sesegera mungkin membuka penjaringan," ujar Hendar.

BACA JUGA: Daftar di Gerindra untuk Pilkada Sukabumi, Adjo Mengaku Sudah Komunikasi dengan Demokrat

Kendati demikian, saat ditanya mengenai berbagai dinamika jelang dimulainya tahapan Pilkada Sukabumi 2020, Hendar justru lebih fokus mengawal pemerintahan hari ini di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Marwan Hamami dan Adjo Sardjono.


Advertisement

"Kalau Partai Demokrat justru hari ini masih konsisten di belakang pemerintahan Marwan-Adjo sampai akhir. Karena Partai Demokrat kan salah satu partai pengusung bersama beberapa partai lainnya. Jadi jangan dulu ditafsirkan kemana-mana. Ini ada tugas yang belum tuntas," lanjutnya.

BACA JUGA: Disebut Merapat ke PDIP untuk Pilkada Sukabumi 2020, Kamaludin Zen Condong ke Partai Demokrat

"Ini yang akan jadi pembelajaran politik. Ketika kita mengusung itu harus sampai akhir. Persoalan nanti mengusung siapa, nanti mekanisme yang akan berjalan. Artinya Partai Demokrat konsisten pada komitmen awal. Kalaupun nanti bisa berpasangan kembali Marwan-Adjo, kenapa tidak? Tapi ada yang perlu diluruskan dulu. Politik itu kan dinamis," tandas Hendar.

Image

Herlan Heryadie

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Reporter