Menu

Minggu, 12 Mei 2019, 20:15 WIB

Kronologi Diturunkannya Baliho Pasangan 02 di Parungkuda Sukabumi

Dialog antara massa pendukung Prabowo-Sandi, Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi dan Muspika Parungkuda, di aula Kantor Kecamatan Parungkuda, Sabtu (11/5/2019) malam. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Panwascam Parungkuda Herwin S mengungkapkan kronologis diturunkannya dua baliho pasangan Capres dan Cawapres 02 Prabowo - Sandi yang terpasang di pinggir Jalan Raya Siliwangi, tepatnya diseberang Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda pada Sabtu (11/5/2019).

BACA JUGA: Baligho Prabowo-Sandi di Parungkuda Sukabumi Tuai Polemik

Dua baliho tersebut bertuliskan terima kasih kepada warga Kabupaten Sukabumi yang telah mendukung dan memenangkan hasil rekapitulasi pleno KPUD Pilpres - Kabupaten Sukabumi.

Dalam baliho tersebut juga tertera persentase angka perolehan suara, 01 : 28.35 persen = (400.644 Suara) 02 : 71.64 persen = (1.012.116 Suara). Di tulisan paling bawah baliho tertulis, Letjen (purn.) H. Prabowo Subianto - H. Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan Wapres 2019-2024.

Herwin mengatakan, baliho diturunkan oleh anggota Panwascam serta anggota Polsek Parungkuda pada Sabtu petang. 

"Bahwa (baliho) itu diturunkan oleh kami dan dibantu pihak kepolisian. Sebenarnya kami didesaknya oleh Kapolsek. Kami Panwas itu diperintah sampai tiga kali untuk menurunkan (baliho) itu. Tapi kami (Panwascam) mengatakan kita tunggu aja Satpol PP dari Kabupaten sedang meluncur. Nanti aja kita tunggu, ternyata desakan itu semakin kencang. Tidak hanya dari Kapolsek, bahkan rekan kami dari Panwascam pun mendapat telepon dari Kabag Ops Polres Sukabumi. Habis salat magrib, saya turunkanlah (Baliho)," ujar Herwin, kepada sukabumiupdate.com, Minggu (12/5/2019).

BACA JUGA: Pasang Baligho Prabowo-Sandi di Parungkuda Sukabumi, Massa: Itu Ungkapan Kegembiraan

Tak lama setelah diturunkanya baliho tersebut, pihak FPI yang memasang baliho itu minta adanya audensi dengan Muspika di aula Kantor Kecamatan Parungkuda Sabtu malam itu. Hasilnya, semua pihak sepakat dan saling memaafkan. Adapun baliho tersebut dikembalikan kepada FPI.

"Mereka (FPI) sangat menghormati pertemuan tersebut,  mengapresiasi apa yang kita diskusikan. Baliho kami kembalikan karena diminta oleh mereka (FPI)," jelasnya.

Menurut Herwin dalam hal ini, Bawaslu RI sendiri telah mengeluarkan surat edaran Nomor S-0904/K.Bawaslu/PM/.00.00/4/ 2019 tentang Ketentuan Penetapan dan Deklarasi Hasil Pemilu.

"Di poin 4 peserta pemilu tidak melakukan pemasangan alat peraga yang mengandung materi kemenangan sebelum ditetapkan hasil pemilu perundang-undangan," jelasnya.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Raya Siliwangi, tepatnya di Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Sebuah truk kontainer terguling hingga menutup arus lalu lintas di jalur Sukabumi-Bogor...

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi menyatakan mengejar pemilik dan pengunggah video yang memuat ancaman terhadap Presiden Jokowi atau Joko Widodo. Video berasal dari antara massa demonstran di depan Gedung Bawaslu RI,...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah balingo berukuran 3x4 meter yang terpasang di Jalan Raya Siliwangi Kampung Cipanggulaan RT 07/03 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diturunkan paksa oleh aparat kepolisian...

SUKABUMIUPDATE.com - Guru SDN Citamiang 1 Sukabumi, Agnes Kusuma Handari (53 tahun) menjadi korban hoaks. Netizen mengaitkan Agnes dengan video ancaman terhadap Presiden Joko Widodo. Foto-foto serta profil Agnes tersebar...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya