Menu

23 Mar 2019, 21:16 WIB

Banyak Survei Pemilu Jelang Pencoblosan, KPU Kota Sukabumi: Cari Yang Berlegalitas

Kantor KPU Kota Sukabumi. | Sumber Foto:Dok./Sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - KPU Kota Sukabumi memaklumi banyak lembaga survei bermunculan jelang hari pencoblosan pada Pemilu Serentak 2019. Meski demikian, Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami meminta masyarakat untuk lebih cerdas, tetap waspada dan berhati-hati dalam memberikan informasi saat didatangi beberapa lembaga survei.

BACA JUGA: Jelang Pencoblosan Banyak Survey Pemilu, Warga Kota Sukabumi Minta KPU Tegas!

"Kaitan dengan lembaga survei, yang perlu dipertanyakan apakah lembaga survei tersebut resmi atau tidak, kredibel atau tidak, berlegalitas atau tidak. Artinya masyarakat harus cerdas saat memberikan informasi kepada si lembaga survei tersebut," ungkap Sri Utami kepada sukabumiupdate.com, Jumat (23/3/2019).

Sri Utami menegaskan, KPU tidak akan mengomentari apapun soal mekanisme, tata cara dan metode pengambilan data yang dilakukan lembaga survei. Menurutnya, KPU akan mengacu pada rapat pleno hasil rekapitulasi suara pada hari yang sudah ditentukan. 

"Baru itu jadi hasil keputusan resmi, sudah tidak akan kita bantah lagi. Lembaga survei kan memprediksi, dari hasil sampling saja. Bukan itu yang kita jadikan acuan," imbuhnya. 

Masih kata Sri Utami, masyarakat bisa mengambil referensi berbagai lembaga survei yang berlegalitas seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ataupun lembaga survei swasta lainnya yang resmi, berlegalitas, kredibel, diakui dan bisa dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA: Jangan Sampai WNA Masuk DPT di Sukabumi, Bawaslu Jabar: Segera Coret!

"Kalau legalitasnya jelas, pasti masyarakat akan percaya. Datanya valid dan yang paling penting bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Tapi kalau legalitasnya tidak jelas dan nantinya justru meresahkan masyarakat, sebaiknya laporkan saja kepada aparat berwenang. Bisa ke RT, RW atau ke pihak berwajib," tegasnya.

"Menyikapi bermunculan lembaga survei, mudah-mudahan nantinya tidak membuat masyarakat menjadi bingung. Jangan sampai ada penggiringan opini, seolah-olah ada kecenderungan ke salah satu calon misalnya. Tapi saya yakin masyarakat hari ini, terutama masyarakat Kota Sukabumi sudah lebih cerdas," tandas Sri Utami.

 

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak pengembang perumahan Griya Valley, PT Anugerah Bangun Sentosa meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi turun tangan menanggulangi persoalan banjir yang kerap melanda perumahan tersebut.  Hal ini disampaikan setelah dilakukannya...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebagai upaya pendisiplinan waga terhadap protokol kesehatan Covid-19, jajaran Polsek Purabaya kembali melakukan operasi yustisi di Jalan Raya Purabaya Kabupaten Sukabumi, Senin (26/10/2020). "Operasi yustisi dengan pembagian masker...

SUKABUMIUPDATE.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sukabumi atau biasa disingkat ABSI sudah berulang kali melakukan demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja di Sukabumi, belum lama ini. Bahkan sejarah mencatat...

Oleh: U. Ahmad Ali Andre Mahasiswa Universitas Nusa Putra Prodi Manajemen SUKABUMIUPDATE.com - Pada masa pandemi ini masyarakat Indonesia sangat mengalami kesulitan. Covid-19 mengancam kehidupan masyarakat Indonesia pada aspek sosial, budaya terutama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya