Menu

07 Mar 2019, 15:26 WIB

Ini Faktor Ratusan Lembar Surat Suara di Kabupaten Sukabumi Rusak

Kordiv Pengawas Bawaslu Jawa Barat, Zaki Hilmi pertama dari kiri menggenakan kaca mata mengontrol gudang, pekerja dan pengecekan surat suara di Gedung Logistik KPU Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Koordinator Divisi Pengawasan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Zaki Hilmi menyebut, rusaknya sejumlah surat suara di KPU Kabupaten Sukabumi yang telah disortir disebabkan beberapa faktor dan itu masih dianggap wajar.

Menurut Zaki, faktor kerusakaan kertas atau lembaran surat suara ini diantara lain, rusak karena cipratan tinta, bolong yang diduga diakibatkan oleh tarikan mesin dan sejenisnya, kemudian kategori robek dan yang terakhir adalah kategori ketidak sempurnaan dari cetakannya.

BACA JUGA: Sortir Lipat Surat Suara, Melihat Pengawasan dan Pengamanan di Gudang KPU Kabupaten Sukabumi

"Untuk penukaran itu ranah KPU, tetapi kalau boleh kami sarankan dari hasil temuan kerusakaan surat suara ini, baik itu kerusakaan dari pabrikasi ataupun diakibatkan dari lipat sortir ini harus segera diajukan setelah selesai lipat sortir ini," kata Zaki kepada sukabumiupdate.com, Kamis (7/3/2019) usai monitoring di Gudang Logistik, KPU Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman mengatakan, hari ini merupakan sortir surat suara hari keempat. Namun berdasarkan data yang masuk surat suara yang rusak terhitung pertiga hari sebanyak 911 lembar.

"Hari pertama 222 lembar, kemudian hari kedua 446 lembar, dan hari ketiga 243 lembar surat suara yang rusak jadi totalnya 911 lembar. Dan untuk yang hari ini belum diketahui, karena masih dalam proses pelipatan," ujar Ferry.

BACA JUGA: Bawaslu Jabar Soroti Proses Sortir Surat Suara di Kabupaten Sukabumi

Surat suara yang rusak sambung Ferry, nantinya akan direkap secara keseluruhan dari semua jenis dan akan meminta pergantiannya.

"Jadi nanti surat suara yang rusak ini akan dimusnahkan atau dihancurkan dan meminta gantinya," pungkas Ferry.

Reporter : RUSLAN AG
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pemuka agama di Uganda bernama Sheikh Mohammed Mutumba diminta istirahat dari pekerjaannya sebagai Imam Masjid karena diketahui menikah dengan seorang laki-laki juga. Sebelumnnya, Mutumba, yang berusia 27...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menyebut ketegangan antara Indonesia dengan Tiongkok (Cina) di Laut Natuna tak berpengaruh pada kerja sama ekonomi...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki tahun 2020 BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi, perpanjang kerjasama dalam hal pendaftaran peserta program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu...

SUKABUMIUPDATE.com – Warga Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat jadi korban penipuan modus arisan uang. Pelaku penipuan saat ini menghilang, korban lapor polisi karena mengalami kerugian hingga belasan juta...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya