Light Dark

Guru SMAN di Kota Sukabumi Dimakamkan Dengan Protokol Kesehatan di Ciracap

Sukabumi | 03 Dec 2020, 11:45 WIB

Guru SMAN di Kota Sukabumi Dimakamkan Dengan Protokol Kesehatan di Ciracap

Sukabumi | 03 Dec 2020, 11:45 WIB
Petugas melakukan proses pemakaman dengan protokol kesehatan di TPU Pasirceuri Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (2/12/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rabu malam tadi (2/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB, ikut membantu proses pemakamanan dengan protokol kesehatan di TPU (tempat pemakaman umum) Pasirceuri Desa Cikangkung. Satgas mengapresiasi warga dan keluarga yang mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Warga yang dimakamkan di Cicarap ini adalah pria 57 tahun, pasien RSUD R Syamsudin yang meninggal dengan diagnosa penyakit penyerta DM (diabetes mellitus).

"Dari laporan, pasien ini juga terkonfirmasi positif covid-19 sehingga dimakamkan dengan protokol kesehatan. Alhamdulilah didukung oleh keluarga dan warga. Kami mendampingi prosesnya,” jelas Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracap Deden Sumpena, Kamis (3/12/2020).

BACA JUGA: Update 2/12: 11 Kasus Baru dan 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Kota Sukabumi

Almarhum adalah seorang Guru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Kota Sukabumi.

"Almarhum juga tercatat sebagai warga Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Meninggal dunia Rabu siang kemarin setelah selama beberapa hari dirawat di ruang isolasi di RS Bunut (R Syamsudin)," ungkap Deden.

Atas permintaan keluarga, lanjut Deden. Almarhum kemudian dimakamkan di kampung halamannya yaitu di Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.

"Iya permintaan keluarga untuk dimakamkan disini. Kita pantau agar protokol kesehatannya berjalanan dengan baik. Semata-mata sebagai upaya pencegahan," sambungnya.

BACA JUGA: Pasien Positif Covid-19 dari Bekasi Dimakamkan di Nagrak Selatan Sukabumi

Satgas Ciracap juga meminta keluarga almarhum yang saat ini berstatus kontak erat dari Kota Sukabumi tidak perlu ikut proses pemakaman di Desa Cikangkung.

"Semalam yang datang hanya petugas dari RS Bunut saja. Selesai memakanan seluruh area kita strelisasi kembali. Pemakaman selesai pukul 23.00 WIB,” tandas Deden.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

RAGIL GILANG

Reporter