//
Menu

30 Okt 2020, 11:23 WIB

Satu Keluarga Mengungsi, Rumah Rusak Akibat Puting Beliung Tugubandung Sukabumi Diperbaiki

Kapolsek Kalapanunggal AKP I Djubaedi saat meninjau lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah rumah di Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi yang rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Kamis (29/10/2020) sore pukul 16.30 WIB, mulai diperbaiki.

Kapolsek Kalapanunggal AKP I Djubaedi mengatakan, beberapa rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap mulai diperbaiki pada Jumat (30/10/2020) ini oleh petugas dan sejumlah relawan, termasuk dari unsur Pramuka. Desa Tugubandung sendiri masuk ke dalam wilayah hukum Polsek Kalapanunggal.

"Kita saat ini bersama instansi terkait dan masyarakat melaksanakan perbaikan beberapa rumah yang kondisi atapnya terbawa angin dan rumah yang memang sangat roboh," ucap Djubaedi dalam rekaman video yang dibagikan kepada wartawan.

BACA JUGA: BPBD Dirikan Posko Darurat di Lokasi Bencana Puting Beliung Tugubandung Sukabumi

Djubaedi mencatat ada 61 rumah yang terdampak akibat bencana angin puting beliung tersebut. 61 rumah itu berada di empat kadusunan di wilayah Desa Tugubandung, yakni Kampung Tugu RT 04/02, Kampung Cicadas RT 01,02,03,04/04, Kampung Kaladi I RT 01/05, dan Kampung Kaladi II RT 01,02/06.

"Yang ngungsi cuma satu keluarga (di Kampung Tugu), ngungsinya juga di tetangga aja," singkatnya, Jumat (30/10/2020).

Dalam data sementara yang sebelumnya diberitakan, tercatat 2 rumah rusak berat dan 1 rumah rusak sedang akibat bencana puting beliung itu.

Tagana Kecamatan Kabandungan, Nurdin Shopian mencatat total rumah rusak terdampak puting beliung ada di empat kedusunan di wilayah Desa Tugubandung. Antara lain 6 rumah di Kampung Tugu, 46 rumah di Kampung Cicadas, dan 5 rumah di Kampung Kaladi.

BACA JUGA: 1 Luka, Data Bangunan Rusak Akibat Puting Beliung Tugubandung Sukabumi

Dari total tersebut, dua rumah rusak berat atas nama Heri dan Heli, di Kampung Cicadas RT 03/04. Sementara rumah rusak sedang atas nama Rojak di Kampung Kaladi RT 06/06.

"Selain itu bangunan DTA Al-Firdaus di Kampung Cicadas, Masjid Jami Alhidayah Kampung Cicadas, SMPN 2 Kabandungan, kandang ayam milik E Humaedi Kampung Cicadas, kandang ayam milik H E Sutisna di Kampung Kaladi juga rusak," terang Nurdin dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis malam.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satgas penanganan Covid-19 Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rabu malam tadi (2/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB, ikut membantu proses pemakamanan dengan protokol kesehatan di TPU (tempat pemakaman umum)...

SUKABUMIUPDATE.com - Debenhams, department store asal London, Inggris menutup permanen gerainya setelah Arcadia Group mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Senin lalu. Arcadia Group sendiri tercatat memiliki lebih dari 2.500 gerai...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di area mushola SPBU Lodaya, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (2/12/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat...

SUKABUMIUPDATE.com - Parlemen Jepang telah mengeluarkan Undang-undang untuk memberikan vaksin Covid-19 seluruh warga negara dengan biaya yang ditanggung pemerintah pusat. Dilansir dari Tempo.co, Undang-undang tersebut dikeluarkan setelah majelis tinggi parlemen...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya