Menu

15 Sep 2020, 12:47 WIB

Muncul Klaster Keluarga di Surade Sukabumi, 3 Laki-laki dan 1 Perempuan

Ilustrasi. | Sumber Foto: Pixabay.com

SUKABUMIUPDATE.com - Empat warga Surade, Kabupaten Sukabumi, terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini tengah menjalani isolasi. Dari empat orang tersebut, tiga diantaranya berjenis kelamin laki-laki dan satu lainnya seorang perempuan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kecamatan Surade, Ukat Sukayat mengatakan, saat ini tiga orang menjalani isolasi mandiri di rumah dengan mendapat pengawasan ketat oleh tim medis Puskesmas Surade, dan satu orang berjenis kelamin laki-laki menjalani isolasi di RSUD Palabuhanratu.

"Kami mengimbau kepada warga Surade agar ditingkatkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, terutama pemakaian masker," kata Ukat kepada sukabumiupdate.com, Selasa (15/9/2020).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Surade, Solitaire EF Ram Mozes memaparkan, kasus tersebut bermula saat pasien laki-laki berusia 59 tahun dan istrinya yang berusia 56 tahun, berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Sukabumi.

Solitaire menyebut, sang suami terlebih dahulu berobat. Tapi karena tidak ada perbaikan kesehatan dan dirawat beberapa hari, maka pada Rabu (26/8/2020), pria tersebut menjalani tes swab. Lalu pada Jumat (28/8/2020), hasil tes swab keluar dan dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA: Update 12/9: Pulang Dari Medan, Warga Surade Sukabumi Positif Covid-19

"Istrinya juga sama saat mengantar suaminya, kondisinya sakit. Namun dia berada di rumah saudaranya. Akhirnya pada Kamis (27/8/2020) dilakukan tes swab, dan hasilnya keluar pada Sabtu (29/8/2020) dengan hasil positif," papar Solitaire.

Solitaire mengungkapkan, pasangan suami istri (pasutri) tersebut telah menjalani isolasi di rumah sakit selama 13 hari.

"Kemarin malam sudah dijemput pihak Puskesmas Surade dan saat ini diisolasi mandiri di rumah," tambah Solitaire.

Solitaire menuturkan, sebelum pasutri tersebut berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Sukabumi, kondisi keduanya sudah kurang sehat dalam dua minggu terakhir.

Dalam kondisi seperti itu, sambung Solitaire, datanglah saudaranya laki-laki dari Bandung dan menginap beberapa hari di rumah mereka. Saudara mereka yang datang dari Bandung itu pun mengalami sakit dan sempat berobat di Surade. Tapi sayang, kondisinya semakin memburuk.

Akhirnya, pasutri tersebut membawa saudaranya berobat ke salah satu rumah sakit yang ada di Sukabumi.

"Ternyata saudaranya dari Bandung juga terkonfirmasi Covid-19 dan diantarkan ke Bandung," sambung Solitaire.

Selama perjalana ke rumah sakit di Sukabumi dan ke Bandung, pasutri dan saudaranya itu diantar oleh seorang sopir yang juga masih saudara mereka. Sopir tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 49 tahun.

"Pulang dari Bandung sopir tersebut juga mengalami kondisi kurang sehat dari hasil pemeriksaan di RSUD Jampang Kulon, dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 dan saat ini menjalani isolasi di RSUD Palabuhanratu," beber Solitaire.

Sehingga sampai saat ini, terdapat tiga warga Surade yang menjalani isolasi mandiri di rumah, yakni sepasang pasutri dan satu kasus sebelumnya seorang laki-laki berusia 55 tahun yang memiliki riwayat perjalanan dari Medan, Sumatera Utara.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Kesehatan melalui PKM (Puskemas) Cicurug Kabupaten Sukabumi terus memantau kondisi kesehatan warga Cibuntu Desa Pasawahan, yang merupakan lokasi terdampak paling parah dari bencana banjir bandang. Ratusan...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati memandang perlu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Kampanye Pemilihan Kepala Daerah lebih progresif, termasuk mengatur pula...

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri alias hubungan inses yang terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan tes usap massal diprioritaskan untuk daerah-daerah dengan risiko penularan yang tinggi. Hal ini disampaikan Doni menjawab desakan agar pemerintah melakukan 3T,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya