Menu

14 Jul 2020, 08:58 WIB

Pagi Tadi Warga di Selatan Kabupaten Sukabumi Diguncang Gempa Bayah Banten

Gempa bumi bermagnitudo 5.1 di Barat Daya Bayah, Provinsi Banten. Gempa terjadi pada Selasa (14/7/2020) pagi. | Sumber Foto:BMKG

SUKABUMIUPDATE.com - Warga di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi merasakan guncangan gempa pada Selasa (14/7/2020) pagi tadi.

Menurut warga guncangannya terasa beberapa detik hingga membuat kaca jendela bergetar. "Terasa bergetar sekitar pukul 07.06 WIB," kata Erwin Wasito warga Jalan Cikupa, Dusun Cadasmalang, Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud.

BACA JUGA: Gempa Lagi Goyang Sukabumi, Episentrumnya di Rangkasbitung Banten Kekuatan 5.4 Magnitudo

"Lamanya sekitar 4 sampai 5 detik, getarannya cukup terasa sampai kaca jendela bergemuruh," jelasnya.

Getaran gempa dirasakan juga oleh warga yang berada di Kecamatan Ciracap. Ari (35 tahun) warga Kampung Nangkawangi, Desa Cikangkung mengatakan, ketika sedang bersih-bersih di teras rumah tiba-tiba kaca jendela rumah depan bergetar.

"Getarannya cukup besar tapi tidak lama diperkirakan 4 detik," tuturnya.

BACA JUGA: Warga Palabuhanratu Berhamburan, Rangkasbitung Diguncang Gempa 5.4 Magnitudo

Hal yang sama dirasakan Yusuf Andes, warga Kampung Cekdam Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran. "Getarannya cukup besar sekitar pukul 07.07 WIB, namun hanya beberapa detik saja," pungkas Yusuf.

Sementara itu, BMKG merilis bahwa gempa yang guncangannya terasa hingga pesisir wilayah selatan Kabupaten Sukabumi itu terjadi di Bayah, Provinsi Banten.

BACA JUGA: Guncangan Hingga Sukabumi, BMKG Sebut Gempa di Laut Jawa Deep Focus Earthquake, Apa Itu?

BMKG menyebutkan gempa itu berkekuatan magnitudo 5.1 dan terjadi pada Selasa (14/7/2020) pukul 07:04:34 WIB.

Episenter gempa bumi terlekan pada koordinat 6,97 Lintang Selatan dan 106,08 Bujur Timur. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 km arah Barat Daya Bayah, Banten pada kedalaman 91 km. 

Reporter : RAGIL GILANG/NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Christchurch di Selandia Baru memiliki penyihir resmi yang ditunjuk dewan kota dan menggajinya ratusan juta rupiah selama puluhan tahun. Dilansir dari Tempo.co, penyihir itu bernama Ian...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut ada tiga pilihan skenario menyelesaikan pandemi Covid-19. Pertama ialah vaksin Covid-19 ditemukan. Dilansir dari Tempo.co, opsi pertama ini sedang diupayakan seluruh...

SUKABUMIUPDATE.com - Wafatnya Wakil Ketua Umum DPP PPP Reni Marlinawati pada Jumat (7/8/2020), menyisakan duka yang mendalam bagi berbagai pihak, termasuk gerakan perjuangan Palestina HAMAS. Dalam secarik surat yang dikirimkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi Covid-19 berimbas terhadap berbagai sektor termasuk ekonomi kreatif. Tak ingin terus terpuruk, di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), pelaku usaha ekonomi kreatif di Kota Sukabumi yang tergabung dalam...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya