Menu

07 Jul 2020, 12:50 WIB

Warga Palabuhanratu Berhamburan, Rangkasbitung Diguncang Gempa 5.4 Magnitudo

Gempa yang berpusat di Rangkasbitung, Provinsi Banten pada pukul 11.44 WIB itu membuat warga di Palabuhanratu yang berada di dalam ruangan berhamburan keluar. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Cangehgar, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu dikejutkan dengan guncangan gempa yang terasa kuat pada Selasa (7/7/2020) siang.  

Gempa yang berpusat di Rangkasbitung, Provinsi Banten pada pukul 11.44 WIB itu membuat warga di Palabuhanratu yang berada di dalam ruangan berhamburan keluar. 

"Iya barusan lagi kumpul di dalam ruangan, terasa getaranya besar cuman sebentar. Getarannya besar tapi gak lama paling tiga detik lah," ujar salah seorang penyiar radio pemerintah daerah Radio Citra Lestari Palabuhanratu, Jhordy Hartwan. 

BACA JUGA: Gempa Lagi Goyang Sukabumi, Episentrumnya di Rangkasbitung Banten Kekuatan 5.4 Magnitudo

Gedung siaran ini berada di lantasi atas yang membuat guncangan terasa begitu kuat. Ketika itu, Jhordy bersama staf radio yang sedang melakukan rapat langsung  berhamburan keluar ruangan.

"Mudah mudahan tidak ada dampak di Kabupaten Sukabumi," jelasnya. 

Sementara itu, salah seorang pedagang es Kelapa Muda yang sedang berjualan di wilayah Kecamatan Cisolok, Wildansyah juga merasakan guncangan gempa. Menurut dia, meski sebentar namun gempa cukup membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah. 

BACA JUGA: Guncangan Hingga Sukabumi, BMKG Sebut Gempa di Laut Jawa Deep Focus Earthquake, Apa Itu?

"Saya lagi jualan es kelapa, tiba-tiba kerasa ada getaran gempa di susul warga berlarian ke luar rumah sambil bilang Allahu Akbar Allahu Akbar," ujarnya. 

Dihubungi terpisah staf Observatori BMKG Bandung Wilayah Palabuhanratu, Rafdi Ahadi menyatakan, gempa yang mengguncang itu bermagnitudo 5.4 dan terjadi tepatnya pada pukul 11.44.14 WIB.

Episentrum gempa bumi terletak pada koordinat 6.69 Lintang Selatan - 106.14 Bujur Timur atau 18 km Barat Daya Rangkasbitung, Provinsi Banten. BMKG menyatakan, gempa dengan kedalaman 82 kilometer itu tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA: Puluhan Jiwa di Kabupaten Sukabumi Mengungsi Akibat Gempa Banten

Gempa dirasakan di Lebak III-IV MMI, Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari, Sukabumi III MMI, Jakarta, Depok, Bandung II-III MMI, Tangerang Selatan II MMI. 

 "Tidak berpotensi Tsunami, hingga saat ini belum ada laporan dampak di Kabupaten Sukabumi khususnya Palabuhanratu," singkatnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mendukung pertanian di Kabupaten Sukabumi. Sehingga diharapkan kedepan dapat lebih meningkat dan berdaya saing dengan daerah lainnya.  Hal itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah memutuskan memperpanjang kebijakan pemberian listrik gratis golongan daya R1/450 VA (rumah tangga) dan diskon 50 persen bagi golongan R1/900 VA bersubsidi sampai Desember 2020. Sebelumnya, subsidi...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang santri Pondok Pesantren Al Amin, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi diduga hanyut terbawa arus Sungai Cibeber, Selasa (11/8/2020). Santri tersebut diketahui bernama Muhammad Akbar, pelajar kelas...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan Saripudin (32 tahun) pemancing yang sempat hilang sejak Sabtu (8/8/2020) pagi di sekitar Pantai Legokpandan, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Anggota...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya