Menu

05 Jul 2020, 18:25 WIB

Lagi, Wisatawan Terseret Ombak di Palabuhanratu, Kali Ini di Pantai Citepus

Korban nyaris tewas tenggelam di Pantai Citepus Istana Presiden saat mendapat perawatan tim medis RS Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2020). | Sumber Foto: Sukabumiupdate.com/NANDI

SUKABUMIUPDATE.com - Tiga wisatawan nyaris kehilangan nyawa saat berenang di Pantai Citepus Istana Presiden, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2020).

Ketiga wisatawan tersebut diantaranya Miko Aris Setiawan (18 tahun), Reza Ariska (18 tahun) dan Galang (20 tahun). Ketiganya dikabarkan pelancong asal Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA: Wisatawan Terseret Ombak Pantai Kapitol Cisolok Sukabumi Berasal dari Klaten dan Bekasi

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat pukul 13.30 WIB, Miko sedang berenang di Pantai Citepus Istana Presiden, disusul oleh Galang. Saat sedang asyik berenang, tiba-tiba keduanya terseret arus hingga terbawa ke tengah.

Melihat kejadian itu, Reza Ariska berusaha menolong, namun kondisi ombak saat itu sedang besar dan lokasi pantai terdapat karang-karang besar, membuatnya justru ikut terseret ke tengah. 

"Saat itu langsung warga sekitar berusaha menolong para korban. Dua wisatawan, Miko dan Galang langsung dapat dibawa ke pinggir pantai. Kalau Reza sempat tertahan di batu karang tapi akhirnya dapat juga diselamatkan," ungkap Kasat Pol Air Polres Sukabumi, Akp Tri Andri Afandi kepada sukabumiupdate.com, usai kejadian.

BACA JUGA: Wisata Palabuhanratu Pagi Ini Saat Transisi AKB, Wisatawan: Bosan di Rumah Terus

Tri Andri menyebut, korban Miko dan Riza dalam kondisi lemah karena terlalu banyak minum air laut. Mereka langsung dibawa ke RS Palabuhanratu menggunakan ambulans Desa Citepus.

"Mereka sekitar pukul 14.00 WIB langsung ditangani tim medis rumah sakit. Kondisinya sekarang mulai membaik. Sebelumnya kami sudah berikan imbauan berulang kali kepada wisatawan untuk tidak berenang di pantai mengingat kondisi ombak cukup besar," tandasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Setelah berhari-hari landai, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi hari ini, Senin (10/8/2020) mengumumkan penambahan 9 kasus baru terkonfirmasi positif corona. Kasus yang diumumkan hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi akan melakukan verifikasi ke sekolah tingkat SMA sederajat, terkait persiapan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka. Verifikasi...

SUKABUMIUPDATE.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi mengumumkan penambahan tiga kasus baru positif corona pada update data harian, Senin (10/8/2020). Ketiga ditemukan dari hasil tracing kasus...

SUKABUMIUPDATE.com - Mencintai seseorang berarti Anda siap berbagi kasih sayang dengannya. Tapi ini bukan berarti Anda mengikuti semua keinginan pasangan dan mengabaikan impian sendiri.  Mengutip Tempo.co, seperti diwartakan Times of...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya