Menu

05 Jul 2020, 09:15 WIB

Penjelasan Kenapa Batu Bara yang Diangkut Tongkang di Perairan Palabuhanratu Berasap

Proses pendinginan setelah asap membumbung tinggi dari tongkang berisi batu bara di perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (3/7/2020) siang. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Tongkang pengangkut batu bara yang mengeluarkan asap di perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi diketahui milik PT Wasaka Sudarma Putera, perusahaan rekanan dari PLTU Palabuhanratu. 

Selama dua hari berturut-turut, pada Jumat (3/7/2020) dan Sabtu (4/7/2020), tongkang pengangkut batu bara yang akan masuk ke PLTU Palabuhanratu ini mengeluarkan asap pekat. 

BACA JUGA: Tongkang Batu Bara Kembali Keluarkan Asap di Perairan Palabuhanratu, Warga Protes Bau

Agen Kapal Tongkang PT Wasaka Sudarma Putera Trico Noviandi, mengatakan bara api yang muncul dari muatan di tongkang itu diakibatkan terjadinya gesekan antara batu bara ditambah cuaca panas. 

Pihak PT Wasaka Sudarma Putera, tak diam dengan kejadian ini karena sudah melakukan upaya langkah pemadaman dengan menerjunkan petugas dibantu pihak kepolisian. "Langkah kita sudah melakukan treatment sampai dengan cargo padam dan petugas dari kapal stand by 24 jam untuk penanganan kepulan asap itu," jelas Trico.

BACA JUGA: Tongkang Pengangkut Batu Bara Keluarkan Asap di Perairan Palabuhanratu

"Kita juga sudah koordinasi dengan pihak PLTU Palabuhanratu agar batu bara dari kapal tongkang yang terbakar dan menimbulkan asap segera disandarkan," terangnya. 

Batu bara yang terbakar dari kapal cargo tersebut diakuinya memang menimbulkan asap namun sejauh ini belum ada dampak langsung kepada masyarakat. Sebab saat ada kepulan asap, petugas langsung melakukan pemadaman. 

"Sejauh ini masyarakat sekitar tidak ada masalah karena setiap mulai berasap langsung kita padamkan, sekali lagi kita petugas dari kapal stand by 24 jam," tandasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Soal dugaan klaster Covid-19 , juru Bicara Patra Jasa Rina Martha membenarkan adanya penghentian sementara pembangunan Graha Pertamina.  Mengutip Tempo.co, penghentian dilakukan karena ada prosedur protokol kesehatan yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapal Rusia MV Rhosus memulai pelayarannya membawa 2.750 ton amonium nitrat dari pelabuhan di Batumi, Georgia dengan tujuan akhir Mozambik di satu hari tahun 2013. Mengutip Tempo.co, kapten...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Widi Mulia tak nampak saat Dwi Sasono diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Menurut pengacara aktor 40 tahun ini, personel B3 tersebut sibuk dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dipastikan bakal mendapat uang insentif sebesar Rp 1 juta sebagai pengganti biaya bensin atau ongkos ketika melakukan pemeriksaan. Ketua Tim Peneliti dari Fakultas...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya