Menu

03 Jul 2020, 21:53 WIB

Pria Tewas di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Polisi: Akibat Serangan Jantung

Gang Harapan, Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, lokasi penemuan jenazah pedagang kaos kaki, Jumat (3/7/2020) malam. | Sumber Foto: Sukabumiupdate.com/OKSA BC

SUKABUMIUPDATE.com - Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Cepi Hermawan menyebut, dugaan sementara penyebab tewasnya pedagang kaos kaki di Jalan Ahmad Yani, Gang Harapan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Jumat (3/7/2020) malam, karena penyakit jantung.

"Dugaan penyebab meninggal, kata keluarganya itu, dia punya penyakit bawaan, penyakit jantung. Sudah dilarang sama keluarganya, jangan jualan. Tapi dia tetap jualan," kata Cepi kepada sukabumiupdate.com di lokasi kejadian.

"Jenazah tersebut sudah ditemukan tergeletak. Korban adalah pedagang kaki lima di sekitar sini. Tadi kata saudaranya dia lagi jalan kaki sempoyongan saat menyeberang," tambah Cepi.

BACA JUGA: Pedagang Kaos Kaki Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi

Cepi mengungkapkan, jenazah pria yang diprakirakan berusia 58 tahunan itu dijemput tim Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menggunakan protokol Covid-19.

"Tadi dijemput tim Dinkes. Penjemputan dengan protokol Covid-19. Dibawa ke rumah sakit (RSUD R Syamsudin SH). Lanjut penyelidikan atau tidak, Nanti kita nunggu tes dari rumah sakit. Korban ini orang Padang," ungkap Cepi.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria ditemukan di Jalan Ahmad Yani, Gang Harapan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (3/7/2020) malam. Lokasi berada di seberang Capitol Kota Sukabumi.

Sejumlah saksi mata mengatakan, pria tersebut sehari-hari berjualan kaos kaki di sekitar Jalan Ahmad Yani, dekat Sukabumi Optik. Pria yang belum diketahui namanya itu dikabarkan punya riwayat penyakit jantung.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Rasa gatal pada organ intim perempuam mungkin bisa jadi disebabkan oleh pasangan laki-laki mereka. Bakteri vaginosis, infeksi yang sangat umum yang mempengaruhi hampir satu dari tiga (29...

SUKABUMIUPDATE.com - Soal dugaan klaster Covid-19 , juru Bicara Patra Jasa Rina Martha membenarkan adanya penghentian sementara pembangunan Graha Pertamina.  Mengutip Tempo.co, penghentian dilakukan karena ada prosedur protokol kesehatan yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapal Rusia MV Rhosus memulai pelayarannya membawa 2.750 ton amonium nitrat dari pelabuhan di Batumi, Georgia dengan tujuan akhir Mozambik di satu hari tahun 2013. Mengutip Tempo.co, kapten...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Widi Mulia tak nampak saat Dwi Sasono diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Menurut pengacara aktor 40 tahun ini, personel B3 tersebut sibuk dengan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya