Menu

03 Jul 2020, 17:24 WIB

Bersama ASAK, MUI Kota Sukabumi Desak DPR RI Cabut RUU HIP Dari Prolegnas

Apel tolak RUU HIP di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Jumat (3/7/2020) | Sumber Foto:SUKABUMIUDATE/OKSA

SUKABUMIUPDATE.com - Gelombang penolakan terhadap RUU (Rancangan Undang-Undang) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus terjadi di Sukabumi. Kali ini, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi bersama Aliansi Sukabumi Anti Komunis (ASAK), menggelar aksi penolakan RUU HIP di Lapang Merdeka Sukabumi, Jumat (3/7/2020).

Ketua II MUI Kota Sukabumi Fajar Laksana mengatakan, MUI Kota Sukabumi telah membuat pernyataan sikap. Pernyataan sikap tersebut, sambung Fajar, berisi dukungan terhadap Maklumat MUI Pusat dan menolak RUU HIP dan meminta pihak terkait untuk bisa mencabut pembahasan RUU kontroversial tersebut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

"Bisa dicabut dari segala pembahasannya agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat, dan yang paling pasti hari ini sudah ada kegaduhan nasional yang berdampak kepada perpecahan," kata Fajar kepada awak media usai mengikuti aksi.

BACA JUGA: Kumpul di Cisaat, MUI dan Ormas Islam Kabupaten Sukabumi Deklarasi Tolak RUU HIP

Fajar menjelaskan, bila RUU HIP tersebut tidak ditolak, maka akan menjadi peluang bagi paham komunis untuk masuk ke tubuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, Fajar menyebut RUU HIP dianggap mengakomodasi Pancasila yang diusulkan tanggal 1 Juni. 

"Padahal, Presiden Soekarno pun sudah sepakat bahwa Pancasila yang ada di Indonesia adalah Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Pancasila tanggal 1 Juni itu akan memeras Pancasila manjadi Trisila: Sosio-Nasionalis, Sosio-Demokratis, Ketuhanan yang Berkebudayaan dan akan memeras lagi menjadi Ekasila: Gotong Royong," jelas Fajar.

Dalam aksi tersebut turut hadir Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, dan Anggota Komisi II DPR RI Mohamad Muraz. Pernyataan sikap massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman dan langsung diserahkan kepada Anggota Komisi II DPR RI Mohamad Muraz untuk disampaikan kepada Pimpinan DPR RI. 

 

Reporter : OKSA BC
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Berdasarkan informasi, kecelakaan yang terjadi di salah satu jalur tengkorak di Cianjur itu berawal saat kendaraan Hino tronton boks bernomor polisi B 9947 TXT yang dikemudikan Rusdi...

SUKABUMIUPDATE.com - Seiring dengan kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan berkualitas, PrimaMedix hadir sebagai perusahaan yang fokus pada industri kesehatan dengan memproduksi produk masker medis dan N95 berkualitas.  Dari rilis yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mendukung pertanian di Kabupaten Sukabumi. Sehingga diharapkan kedepan dapat lebih meningkat dan berdaya saing dengan daerah lainnya.  Hal itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah memutuskan memperpanjang kebijakan pemberian listrik gratis golongan daya R1/450 VA (rumah tangga) dan diskon 50 persen bagi golongan R1/900 VA bersubsidi sampai Desember 2020. Sebelumnya, subsidi...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya