Menu

18 Jun 2020, 07:30 WIB

Ada Pusaran Air, Ini Kronologi Anak Tenggelam di Cisaat Sukabumi

Warga menunjukkan lokasi tenggelamnya dua anak di Bendungan Pasanggrahan, aliran Sungai Cigunung , Kampung Cijambu, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2020). | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak kepolisian mengungkap kronologi tewasnya dua anak yang berstatus pelajar akibat tenggelam di Bendungan Pasanggrahan, Sungai Cigunung yang berada di RT 02/01, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2020).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, korban dan saksi berjumlah 4 orang, berangkat menuju lokasi kejadian untuk berenang. Kemudin sekitar pukul 10.10 WIB, korban dan saksi sampai di lokasi bendungan.

BACA JUGA: 2016 Mahasiswa Tewas, Kisah Bendungan Pasanggarahan Lokasi Anak Tenggelam di Sukabumi

"Saksi Yusuf (14 tahun) dan Aziz (13 tahun) terlebih dahulu berenang dan korban masih berada di tepi sungai. Kurang lebih 5 menit di dalam air, kedua saksi naik ke tepi sungai, dan kedua korban langsung berenang," kata Sumarni kepada sukabumiupdate.com.

Masih kata Sumarni, tidak lama setelah kedua korban melompat ke dalam sungai, korban langsung tenggelam dan kedua saksipun bergegas menolong korban. Namun sayang, kedua saksi ikut tengelam terkena pusaran air di dalam sungai.

BACA JUGA: Polisi Pasang Spanduk Dilarang Berenang di TKP Tewasnya Dua Anak Cisaat Sukabumi

Kemudian korban dan saksi berteriak dan ada warga setempat yang menolong dengan cara menjulurkan kayu. Tetapi, sambung Sumarni, hanya kedua saksi yang dapat di selamatkan oleh warga setempat. Akhirnya kedua saksi memberitahukan kepada orang tua korban mengenai kondisi tersebut.

"Sekitar pukul 11.30 WIB korban pertama berinisial JA (13 tahun) ditemukan. Kemudian sekitar pukul 12.15 WIB korban kedua, AFM (13 tahun) juga berhasil ditemukan. Korban pertama, JA, di bawa ke klinik alami untuk memastikan keadaan korban, dan pihak dari klinik memastikan korban sudah meninggal dunia," papar Sumarni.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama diminta oleh petani untuk segera menangani kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal itu disampaikan oleh petani pada saat Reses yang dilakukan di...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat santri dan pesantren penting untuk mewujudkan akselerasi perekonomian rakyat di tengah pandemi yang beri dampak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelayanan Kantor Telkom cabang Cicurug, Kabupaten Sukabumi sementara ditutup. Hal itu disampaikan kepada masyarakat melalui surat bertuliskan "Pelayanan Sementara Ditutup" yang disematkan pada pos satpam. Kabar beredar, penutupan ini...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya