Menu

01 Apr 2020, 15:44 WIB

Dari Zona Merah, 85 Pemudik di Desa Pasirpanjang Sukabumi Jalani Isolasi Mandiri 

Pemdes Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi melakukan penyemprotan disinfektan. Kini sudah ada 85 orang warga yang pulang kampung atau mudik dari daerah zona merah penyebaran virus Corona ke desa tersebut. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi mencatat hingga saat ini sudah ada 85 warga pulang kampung dari daerah perantauan seperti Jakarta, Bogor dan Bekasi.

Karena daerah itu merupakan dari zona merah penyebaran wabah Corona maka para pemudik ini berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan wajib melakukan isolasi mandiri.

BACA JUGA: Masuk Sukabumi dari Utara, 250 Pemudik dari Zona Merah Covid-19 Diminta Isolasi Diri

"Sampai hari ini tercatat sebanyak 85 warga yang mudik dari Jakarta, Bogor, Bekasi, serta ada juga dari Serang. Mayoritas (pemudik) dari Jabodetabek. (Saat ini) status mereka ODP, dan sudah melakukan isolasi mandiri," kata Kepala Desa Pasirpanjang, Mamat Slamet, kepada sukabumiupdate.com, Rabu (1/4/2020).

Mamat mengatakan sudah menginstruksikan perangkat desa, para RT dan RW hingga melibatkan Karang Taruna, tokoh masyarakat dan para pengurus DKM untuk mendata dan meminta nomor handphone warga atau pendatang yang masuk wilayah desa, terutama warga yang datang dari zona merah.

BACA JUGA: 5 ODP Baru di Kota Sukabumi Pemudik dari Luar Kota, Paling Banyak Jakarta

Selain itu para RT hingga pengurus DKM juga sudah diintruksikan untuk mensosialisasi dan mengedukasi mengenai pencegahan Virus corona kepada warga. 

Adapun upaya lain untuk mencegah penyebaran Corona di Desa Pasirpanjang dengan cara penyemprotan disinfektan yang dilakukan Pemdes Pasirpanjang, Muspika Ciracap, Puskesmas Ciracap, serta Karang Taruna. 

BACA JUGA: ODP Terbanyak di Sukabumi, Camat Surade: Mayoritas Pemudik Dari Jakarta

"Adapun sasaran penyemprotan disinfektan pasilitas umum, seperti masjid, posyandu, madrasah, pos ronda dan rumah warga. Untuk hari pertama sudah disemprotkan sebanyak 500 cairan disinfektan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya