Menu

22 Peb 2020, 19:32 WIB

Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Dibacok, Keluarga: Kami Ingin Keadilan untuk Almarhum

Jenazah pelajar MAN 1 Cibadak tiba di rumah duka setelah diautopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Sabtu (22/2/2020). | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga Raisad Laksana P meminta penegak hukum agar pelaku pembacokan dihukum seberat-beratnya. 

"Kami mengikhlaskan (kematian Raisad) tapi untuk proses hukum kami sangat berharap para pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Kami ingin keadilan untuk almarhum. Jangan sampai almarhum merasa tidak tenang karena tidak ada keadilan dari sisi hukumnya," ujar Deden Suyardi, perwakilan dari keluarga sekaligus ketua RT 06/02, Kampung Cipanggulaan, Desa Kompa.

BACA JUGA: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pembacokan Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi

Menurut Deden, keluarga tidak percaya kalau Raisad harus pergi secepat itu. Keluarga sangat mengenal Raisad sebagai sosok yang baik. "Sangat baik, bahkan kita menilai Insya Allah anak yang sholeh," jelasnya. 

 Deden mengatakan, Raisad merupakan anak pertama dari Pasangan Lela Laksana dan Desi Apriani. "(Raisad) memiliki dua orang adik," singkatnya.

BACA JUGA: Pembacokan Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Terjadi Usai Tanding Futsal

Polisi sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembacokan hingga merenggut nyawa pelajar kelas X MAN 1 Cibadak Raisad Laksana P warga Kampung Cipanggulaan RT 06/02, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/2/2020). 

Kedua tersangka adalah Ik alias Nono (17 tahun) dan WA alias Deon (17 tahun). Dalam kasus ini, WA pelaku utama pembacokan dan Ik membawa motor untuk membantu pelaku utama. Sedangkan lima orang yang sudah diamankan polisi masih pendalaman, terlibat atau tidak.

 

 

 

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya