Menu

22 Jan 2020, 14:30 WIB

Mediasi Kasus Bank Emok di Bojonggenteng, KSP Diman: Itu Bukan Segel

Mediasi antara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Dian Mandiri (Diman) beserta warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi kembali dilanjutkan, Rabu (22/1/2020). Mediasi dihadiri jajaran Polres Sukabumi. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Mediasi antara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Dian Mandiri (Diman) beserta warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi kembali dilanjutkan, Rabu (22/1/2020). Mediasi dihadiri jajaran Polres Sukabumi.

Mediasi yang dilakukan di Mapolsek Bojonggenteng ini dilakukan setelah pihak bank melakukan penyegelan rumah warga Kampung Bojonggenteng RT 06/02, Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Hutang Rp 400 ribu, Rumah Warga Bojonggenteng Sukabumi Disegel Bank Emok

Penyegelan yang dilakukan oleh koperasi simpan pinjam yang akrab disebut bank emok itu karena pemilik rumah tak bisa melunasi hutang pinjamannya.

Mediasi ini dipimpin oleh Wakapolres Sukabumi Kompol Sigit Rahayudi didampingi Kabagops Kompol Sumarta dan Kapolsek Bojonggenteng, Iptu Aap Saripudin. Mediasi dilakukan di aula Mapolsek Bojonggenteng yang mulai pada pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA: Buntut Penyegelan Rumah, Warga Bojonggenteng Sukabumi Giring Bank Emok ke Polsek

Mediasi tersebut membahas runutan awal seperti apa mekanismenya hingga menjadi nasabah bank tersebut.

Sebelum mediasi, dari pihak KSP Diman mengungkapkan kepada awak media sukabumiupdate.com, bahwa tanda yang dipasang di rumah tersebut bukan segel. Pihak KSP Diman keberatan disebut menyegel dan akan memberikan penjelasan usai mediasi.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2020). Akibatnya, belasan rumah porak-poranda. Atap berterbangan dan pohon tumbang di Kampung Pasisangan RT 18/05 Desa Pondokkaso...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya