Menu

13 Des 2019, 19:15 WIB

Mediasi Soal Taksi Gelap Tak Ada Hasil, Sopir Elf Pajampangan Sukabumi Bubarkan Diri

Aksi mogok narik yang dilakukan sopir angkutan umum elf di daerah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, berakhir. Para sopir Elf membubarkan diri dari Maposek Surade setelah mediasi soal taksi gelap tak ada hasil, Jumat (13/12/2019) sore. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi mogok narik yang dilakukan sopir angkutan umum elf di Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, berakhir. Para sopir Elf dari jurusan Surade-Sukabumi, Cikangkung-Sukabumi, Kalibunder-Sukabumi, serta Tegalbuleud-Sukabumi, membubarkan diri dari Maposek Surade, Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 17.37 WIB.

Aksi mogok narik dilakukan sopir elf setelah adanya taksi gelap yang kepergok hendak mengangkut penumpang di perkampungan di Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kamis (12/12/2019) malam. Sopir elf keberatan dengan banyaknya taksi gelap beroperasi di daerah Pajampangan.

BACA JUGA: Sopir Elf Amankan Taksi Gelap yang Hendak Angkut Penumpang di Surade Sukabumi

Kapolsek Surade, AKP Norbetus Santoso mengungkapkan, polisi sudah berupaya melakukan mediasi namun tidak ada titik temu. Maka dari itu, mediasi akan kembali dilakukan dengan memanggil pengusaha rental kendaraan, kemudian pemilik kendaraan yang digunakan sebagai taksi gelap serta pengusaha elf.

"Rencana hari besok ada pemanggilan pengusaha rental, hari Minggu pengusaha taksi gelap dan senin ada pemanggilan pengusaha elf, ini bagian dari upaya untuk memediasi mereka untuk mencari jalan terbaik. Akan tetapi semuanya diserahkan pada Dishub, begitupun dengan rencana audensi ketiga pengusaha tersebut," jelasnya.

BACA JUGA: Polisi Serahkan Persoalan Taksi Gelap di Wilayah Pajampangan Sukabumi ke Dishub

Sementara itu, pengurus Elf Cikangkung, Yuda (39 tahun) menjelaskan, pertemuan yang dilakukan dengan pihak kepolisian tidak menghasilkan sebuah keputusan sehingga kemungkinan ada pertemuan lagi dengan pemilik kendaraan yang digunakan sebagai taksi gelap. Pertemuan akan dimediasi oleh Dishub dan dari Kepolisian. Namun apabila tak ada kejelasan, sopir elf akan mengadu ke DPRD Kabupaten Sukabumi.

"Mudah-mudahan ada tiitik temu antara pihak sopir Elf dan pihak taksi gelap. Kalau terus-menerus tidak ada Kejelasan maka kami akan ke DPRD kabupaten Sukabumi," jelasnya.

Untuk saat ini, sopir elf akan kembali beroperasi. "Kendaraan elf secepatnya untuk beroperasi kembali," tukasnya.

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jenazah Muhammad Akbar (15 tahun) santri yang hanyut di Sungai Cibeber, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi telah tiba di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin, Jumat (14/8/2020)...

SUKABUMIUPDATE.com - Arsenal akhirnya secara resmi mengumumkan perekrutan Willian dari Chelsea. Gelandang asal Brasil itu hengkang setelah tak Chelsea tak mampu memenuhi permintaan si pemain soal kontrak barunya. Kepastian itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita, memberikan penjelasan mengenai adanya hukuman kepada klub yang tidak ikut alias mundur dari lanjutan Liga 1...

SUKABUMIUPDATE.com - Peserta rapat paripurna dikejutkan oleh seorang staf DPRD Kabupaten Sukabumi yang tiba-tiba membawa kue ulang tahun di sela rapat seusai DPRD Kabupaten Sukabumi mendengarkan pidato kenegaraan Presiden...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya