Menu

17 Nov 2019, 19:59 WIB

Seorang Warga Meninggal, Jumlah Korban Keracunan Sirnamekar Sukabumi Bertambah

Petugas kesehatan memeriksa warga yang mengalami keracunan makanan. Kejadian ini dialami puluhan warga Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Warga yang mengalami keracunan di Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, masih terus dipantau tim kesehatan dari Puskemas Bangbayang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

Keracunan ini terjadi setelah warga menyantap makanan dari acara syukuran yang digelar salah seorang warga Kampung Cijoho, Desa Sirnamekar, Jumat (15/11/2019) sore. Warga mulai merasakan pusing dan mual pada Sabtu (16/11/2019) siang. Mereka kemudian mendapatkan perawatan dan beberapa korban keracunan dirujuk ke RSUD Jampang Kulon karena kondisinya semakin memburuk.

BACA JUGA: Keracunan Massal Sirnamekar Sukabumi, Satu Warga Meninggal

Dalam kejadian ini, seorang korban keracunan bernama Olis (55 tahun) meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon pada Minggu (17/11/2019) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Kepala Desa (Kades) Sirnamekar Ajat Sudrajat mengatakan dari data terakhir korban keracunan berjumlah 74 orang dan empat diantaranya kini masih berada di RSUD Jampang Kulon. Jumlah korban keracunan ini bertambah, sebab sebelumnya hanya 50 orang.

BACA JUGA: Puluhan Warga Desa Sirnamekar Sukabumi Diduga Keracunan Makanan dari Acara Syukuran

"Yang masih ada di RSUD sebanyak empat orang. Dua orang masuk ke RSUD Jampang Kulon pada Minggu tadi sekitar pukul 3 sore," ujar Ajat kepada sukabumiupdate.com, Minggu (17/11/2019).

Korban keracunan yang diduga dari makanan ini berasal dari Kampung Cijoho, Kampung Tipar, Kampung Puncak Nangka, Kampung Puncak Gombong, Kampung Bojongkalong dan Kampung Cikupa. Adapun korban yang terbanyak di Kampung Cijoho.

Menurut Ajat, piahk Dinkes Kabupaten Sukabumi sudah mengambil sampel dari rumah yang menggelar acara syukuran untuk diteliti. "Semua yang kemarin dihidangkan itu semuanya dibawa termasuk airnya," jelasnya.

BACA JUGA: Dalam Seminggu, Tiga Kasus Keracunan Massal Terjadi di Sukabumi

Untuk mengantisipasi, pihak Dinkes mendirikan posko kesehatan di Posyandu Dahlia. "Dari pihak Dinkes masih terus standby, kalau kondisi saat ini tak separah hari kemarin," jelasnya.

Adapun untuk korban meninggal sudah dimakamkan."Tadi langsung, begitu meninggal jenazahnya langsung diambil dari rumah sakit dan langsung dikebumikan," tukasnya.

 

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Teh hijau merupakan salah satu minuman paling sehat yang disediakan alam. Selain mendetoksifikasi, teh ini juga bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi untuk mendapatkan hasil optimal, sebaiknya...

SUKABUMIUPDATE.com - Sesosok mayat laki laki ditemukan di pesisir Pantai Cikeluwung, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2020).  Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap Dadang Priatna, mayat tersebut...

SUKABUMIUPDATE.com - Wajar jika Anda sesekali merasa cemburu terhadap pasangan. Tapii jika berlebihan akan menyebabkan konflik dan memperburuk hubungan dengan pasangan. Bahkan bisa membuat pasangan kehilangan banyak momen bahagia. Mengutip...

SUKABUMIUPDATE.com - Mengatur duit saat kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 tentu bukanlah hal yang mudah. Pandemi ini telah menimbulkan krisis finansial bagi sebagian besar orang. Di Indonesia, lebih dari...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya