Menu

17 Nov 2019, 15:40 WIB

Keracunan Massal Sirnamekar Sukabumi, Satu Warga Meninggal

Petugas kesehatan memeriksa warga yang diduga keracunan makanan. Kejadian ini dialami puluhan warga Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Puluhan warga Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi mendadak merasakan pusing dan mual setelah menyantap makanan dari acara syukuran warga.

Bahkan seorang korban keracunan bernama Olis (55 tahun) meninggal dunia. Olis meninggal di RSUD Jampang Kulon Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/11/2019). 

BACA JUGA: Puluhan Warga Desa Sirnamekar Sukabumi Diduga Keracunan Makanan dari Acara Syukuran

Kasi Trantibum Kecamatan Tegalbuleud Endang BC mengatakan, syukuran dilaksanakan warga Kampung Cijoho Desa Sirnamekar, Jumat (15/11/2019) sore. Dalam acara tersebut warga yang datang diberi makanan dan pulang. 

Besoknya, Sabtu (16/11/2019) warga merasakan mual dan pusing. Adapun korban keracunan ini merupakan warga Kampung Cijoho, Kampung Tipar, Kampung Puncak Nangka, Kampung Puncak Gombong, Kampung Bojongkalong dan Kampung Cikupa. Jumlahnya sebanyak 50 orang, pada hari Sabtu itu.

BACA JUGA: Dalam Seminggu, Tiga Kasus Keracunan Massal Terjadi di Sukabumi

"Keesokan harinya (Sabtu) masyarakat yang mengkonsumsi makanan tersebut merasakan mual dan pusing. Hari itu juga tiga orang langsung dirujuk ke RSUD Jampang Kulon yaitu Olis, Yoyoh umur 54 tahun dan Dayat umur 60 tahun. Pada hari ini, Minggu (17/11/2019) Olis dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB di RSUD Jampang Kulon," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi dr Damayanti menyatakan, hingga Minggu (17/11/2019) jumlah korban keracunan mencapai 72 orang. Dari jumlah itu, lima orang dirujuk ke rumah sakit.

Damayanti pun membenarkan seorang meninggal dunia di RS. "Pihak Dinkes masih memantau dan untuk yang meninggal masih menunggu hasil investigasi penyebab kematiannya," jelasnya.

 

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil pantauan video memperlihatkan terjadi kelahiran empat ekor anak badak jawa (Javan rhinoceros) di Taman Nasional Ujung Kulon menjadi bukti  kawasan konservasi tersebut aman. "Ini bukti Taman Nasional...

SUKABUMIUPDATE.com - Truk pengangkut alat berat oleng hingga menghantam pohon randu di Jalan Raya Tamanjaya-Palangpang, tepatnya di Tanjakan Cipeucang, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/12/2019) pagi sekitar...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah studi yang diterbitkan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) mengungkapkan bahwa gletser atau salju Puncak Jaya Papua, Indonesia, akan mencair dan menghilang dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Musim hujan harus diwaspadai dan diantisipasi oleh pengguna sepeda motor. Tidak hanya soal perlengkapan jas hujan, namun juga sejumlah masalah yang akan muncul saat musim hujan tiba....

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya