Menu

13 Nov 2019, 16:00 WIB

Butuh Bantuan Untuk Ongkos Berobat Gagal Ginjal, Warga Nangewer Sukabumi Jual Sawah

Ruslan (25 tahun) asal Kampung Nangewer RT 018/04, Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, berjuang melawan penyakit gagal ginjal yang dideritanya. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Ruslan (25 tahun) asal Kampung Nangewer RT 018/04, Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, berjuang melawan penyakit gagal ginjal yang dideritanya. Meskipun sudah dibantu BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), namun Ruslan tetap saja harus mengeluarkan uang untuk ongkos bolak-balik ke RSUD R Syamsudin SH.

Teman Ruslan, Ilham Anwar (46 tahun) mengatakan, Ruslan mesti rutin cuci darah dua kali dalam seminggu. 

BACA JUGA: Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Bangun Meninggal

"Dua tahun dia berjuang melawan penyakit gagal ginjal, selama itu pula dalam jangka waktu satu minggu, Ruslan harus dua kali cuci darah ke RSUD R Syamsudin SH," ujar Ilham kepada sukabumiupdate.com, Rabu (13/11/2019).

Selama dua tahun, itu uang yang dipakai ongkos bolak-balik ke RSUD R Syamsudin SH itu merupakan hasil jual sawah orang tuanya sebesar Rp 30 juta. Sekali berangkat, apabila menyewa mobil Rp 500 ribu sedangkan motor Rp 250 ribu. Selain dipakai untuk ongkos, uang hasil jual tanah juga dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga uang hasil jual tanah itu kini sudah habis.

BACA JUGA: Teror Pria Minta Ginjal Hantui Siswa SD

Untuk bekerja, Ruslan tak mampu melakukan pekerjaan yang berat-berat akibat penyakitnya.

"Selama dua tahun dia mengandalkan uang dari hasil penjualan tanah, baik untuk ongkos dan kebutuhan hidup bersama istrinya , karena sudah tidak kuat bekerja kasar. Besok dia harus berangkat untuk cuci darah, sedangkan dia tidak punya ongkos untuk transportasi dan biaya hidup," pungkasnya.

RALAT: Berita ini sudah diralat pada Jumat (15/11/2019) pukul 18.52 WIB dari versi sebelumnya yang tayang Rabu (13/11/2019) dengan judul: BPJS Tak Banyak Bantu, Warga Nangewer Sukabumi Jual Sawah untuk Berobat Gagal Ginjal. Redaksi sukabumiupdate.com, mohon maaf atas kesalahan pada judul berita.   

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) Bandung menjadi klaster Covid-19 baru. Sebab, saat ini ada 1.262 siswa dan tenaga pengajar di sana yang positif Covid-19. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi melakukan pekerjaan perbaikan atau pemeliharaan jalan, di ruas alternatif Cibadak-Nagrak perlintasan rel kereta api Cibadak. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Asep...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, menegaskan akan segera menindak lanjuti persoalan layanan Jaminan Persalinan (Jampersal) bagi masyarakat miskin yang dihentikan sementara oleh pemerintah daerah. BACA JUGA: Paripurna DPRD...

SUKABUMIUPDATE.com - "Mayat dibawa ke RSUD Jampang Kulon," kata Kapolsek Ciracap AKP Solikhin, kepada sukabumiupdate.com. Untuk mengungkap identitas mayat pria tersebut, polisi mencari keterangan dari pengusaha ikan di Pangandaran yang...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya