Menu

04 Nov 2019, 15:27 WIB

Warga Minta Pengolahan Emas Geser ke Luar Zona Geopark Ciletuh Sukabumi

Tempat pengolahan emas di Kampung Cisitu, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, yang diprotes masyarakat. | Sumber Foto:RAGIL GILANG

SUKABUMIUPDATE.com - Tempat pengolahan emas di Kampung Cisitu, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, diprotes masyarakat karena berada tepat di hulu Sungai Cimarinjung.

Ketika pengolahan emas PT Bunga Ratu Selatan dikhawatirkan membawa dampak buruk bagi lingkungan, terutama objek wisata di kawasan Geopark Ciletuh yang dilintasi Sungai Cimarinjung diantaranya Curug Cimarinjung dan Curug Dogdog.

BACA JUGA: Objek Wisata di Aliran Sungai Cimarinjung Sukabumi Terancam Rusak oleh Pengolahan Emas

"Curug Cimarinjung yang airnya dari aliran Sungai Cimarinjung menjadi primadona Geopark Ciletuh. Selain tempat wisata, aliran Sungai Cimarinjung juga digunakan sebagai daerah aliran irigasi. 2.000 hektar lebih areal pesawahan yang airnya menggunakan aliran Sungai Cimarinjung," ujar Tokoh masyarakat Desa Ciwaru, Taopik Guntur Rochmi, Senin (4/11/2019).

"Ini justru mencegah hal itu terjadi. Yang kita lakukan hari ini menghentikan kelanjutan daripada tempat pengolahan emas tersebut. Kalau bisa pengolahanya di luar zona Geopark Ciletuh," tegas Taopik.

BACA JUGA: Curug Cimarinjung Tercemar Merkuri, Warga Ciemas Kabupaten Sukabumi Tolak Penambangan Liar

Apabila pihak pemilik pengolahan emas tetap ingin melanjutkan usahanya, maka lakukan di luar zona Geopark Ciletuh.

"Kalau bisa pengolahan tersebut diluar zona Geopak Ciletuh. Selain itu, kalau bisa dikomunikasikan dengan perusahaan yang hari ini sudah memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), dengan PT Wilton. PT Wilton itu sudah punya IUP. Tinggal mengkomunikasikan tempat pengolahanya dimana, tinggal ikuti standarisasi perusahaan," tegasnya.

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil pantauan video memperlihatkan terjadi kelahiran empat ekor anak badak jawa (Javan rhinoceros) di Taman Nasional Ujung Kulon menjadi bukti  kawasan konservasi tersebut aman. "Ini bukti Taman Nasional...

SUKABUMIUPDATE.com - Truk pengangkut alat berat oleng hingga menghantam pohon randu di Jalan Raya Tamanjaya-Palangpang, tepatnya di Tanjakan Cipeucang, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/12/2019) pagi sekitar...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah studi yang diterbitkan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) mengungkapkan bahwa gletser atau salju Puncak Jaya Papua, Indonesia, akan mencair dan menghilang dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Musim hujan harus diwaspadai dan diantisipasi oleh pengguna sepeda motor. Tidak hanya soal perlengkapan jas hujan, namun juga sejumlah masalah yang akan muncul saat musim hujan tiba....

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya