Menu

04 Nov 2019, 13:28 WIB

Objek Wisata di Aliran Sungai Cimarinjung Sukabumi Terancam Rusak oleh Pengolahan Emas 

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi bersama warga saat meninjau tempat pengolahan emas di Kampung Cisitu, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (4/11/2019). | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, menolak adanya tempat pengolahan emas hasil tambang rakyat di Kampung Cisitu, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Tempat pengolahan emas milik PT Bunga Ratu Selatan berada tak jauh dari Sungai Cimarinjung yang airnya mengalir menuju sejumlah objek wisata yang ada di kawasan Geopark Ciletuh.

Warga menolak karena khawatir pengolahan emas tersebut merusak objek-objek wisata yang ada di Geopark Ciletuh. 

BACA JUGA: Curug Cimarinjung Tercemar Merkuri, Warga Ciemas Kabupaten Sukabumi Tolak Penambangan Liar

Tokoh masyarakat Desa Ciwaru, Taopik Guntur Rochmi, mengatakan, pengolahan emas tersebut, akan berdampak buruk pada keberlangsungan destinasi wisata Geopark Ciletuh terutama aliran Sungai Cimarinjung, yang bermuara di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

BACA JUGA: Kemarau, Curug Cimarinjung dan Sodong di Ciemas Jadi Spot Wisata Tanpa Air Terjun

"Ada dua curug yang dialiri Sungai Cimarinjung, yakni Curug Cimarinjung dan Curug Dogdog," ujar Taopik dalam audensi dengan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, di aula kantor Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Senin (4/11/2019).

Taopik menegaskan, tidak mempermasalahkan pertambangannya, namun pengolahan emas hasil tambang. 

"Selain mengancam destinasi wisata Geopark Ciletuh, juga aliran irigasi. Ada sekitar 2.000 hektar sawah di Desa Ciwaru dan 100 hektar di Kampung Ciporeang dan Cimalim Desa Ciemas. Sekali lagi kami tegaskan bukan menolak penambangannya, namun pengolahan emasnya," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jerinx SID kembali dibuat kesal lantaran aku Instagramnya tidak bisa melakukan siaran langsung atau live. Jerinx menduga bahwa selama ini Instagram dikelola oleh pihak yang mendukung WHO. "WHAT...

SUKABUMIUPDATE.com - Puskesmas Nagrak kembali mencatat penambahan jumlah warga terdampak keracunan massal di Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2020). BACA JUGA: Korban Keracunan Massal di Nagrak Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan di Jalan Raya Suryakencana, Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (7/7/2020) malam mengakibatkan seorang pelajar berinisial MI (16 tahun) meninggal di tempat. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.00...

SUKABUMIUPDATE.com - Persib Bandung bakal tetap tunduk pada aturan baru Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), terkait perubahan persentase honor pemain yang harus mulai dibayarkan tiap klub satu bulan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya