Menu

11 Sep 2019, 12:26 WIB

Kemarau, Curug Cimarinjung dan Sodong di Ciemas Jadi Spot Wisata Tanpa Air Terjun

Curug Sodong (kiri) dan Curug Cimarinjung (kanan) yang menjadi icon wisata di kawasan Geoprak Ciletuh Palabuhanratu, kering akibat kemarau yang melanda. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kemarau panjang yang saat ini terjadi tak hanya berdampak pada sulitnya warga mendapatkan air. Kemarau juga menyebabkan Curug Cimarinjung dan Curug Sodong yang menjadi icon wisata di kawasan Geoprak Ciletuh Palabuhanratu, kering.

Hanya nampak tetesan air di dua curug yang berada di Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi ini. 

BACA JUGA: Imbas Kemarau, 17 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Krisis Air Bersih

Warga Desa Ciwaru, Jajang Nurjaman mengatakan, hampir lima bulan kemarau melanda wilayah Pajampangan, termasuk di Kecamatan Ciemas. "Dampaknya bukan hanya warga kesulitan air bersih dan area persawahan kering. Kemarau juga menyebabkan  curug kering," ujar jajang.

Air di Curug Cimarinjung yang berada di Desa Ciemas berasal dari Sungai Cimarinjung. Sedangkan Curug Sodong di Desa Ciwaru berasal dari dua aliran sungai, yaitu Sungai Cikanteh Sungai Ciateul. "Diperkirakan dua curug tersebut kering baru satu bulan ini," ujar Jajang.

BACA JUGA: Sungai Cibuni jadi Tumpuan Warga Desa Cidadap Sukabumi di Tengah Kemarau

Jajang mengungkapkan, kemarau yang melanda saat ini begitu parah dibanding kemarau tahun sebelumnya. Sebab pada tahun kemarin, kemarau hanya mengurangi debit air saja tidak sampai membuat curug kering. Kondisi tersebut membawa dampak turunnya pengunjung. "Otomatis pengunjung ke curug mengalami penurunan," pungkas Jajang.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satreskrim Polres Bogor kembali menangkap pelaku penyebar kabar bohong atau hoaks terkait virus corona melalui media sosial berinisial RD (48) warga Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dilansir dari suara.com,...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya