Menu

08 Okt 2019, 07:00 WIB

Jadwal Diundur, Tujuh Warga Sukabumi di Wamena Tak Jadi Pulang Hari Ini

Ijam (46 tahun) dan kawan-kawannya dalam potongan video viral yang isinya meminta bantuan kepada Pemkab Sukabumi untuk dipulangkan dari Wamena, Papua. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Tercatat ada 68 orang warga Jawa Barat yang kini berada di wilayah konflik Wamena, Papua dan akan dipulangkan ke kampung halamannya. Data yang dihimpun Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, dari 68 warga Jawa Barat tersebut enam orang diantaranya warga Kabupaten Sukabumi dan satu orang warga Kota Sukabumi.

BACA JUGA: Tujuh Warga Sukabumi Satu KTP Kota Dipulangkan dari Wamena, Dinsos Jemput di Soetta

"Awalnya akan dipulangkan pada hari Selasa, 8 Oktober 2019 sesuai radiogram yang diterima. Namun barusan kami mendapat radiogram ralat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga rencananya akan dipulangkan pada hari Rabu, 9 Oktober 2019," ungkap Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri kepada sukabumiupdate.com, Senin (7/10/2019) malam.

Pemberitahuan tentang perubahan jadwal pemulangan 68 warga Jawa Barat yang tengah berada di Wamena, Papua dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. | Sumber Foto: Istimewa

Pria yang akrab disapa Bima tersebut menambahkan, sebelumnya Bupati Sukabumi telah menugaskan Kepala Dinas Sosial dan Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi untuk mengurus kepulangan warga Sukabumi sesuai radiogram dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Isi dari radiogram itu agar kepala daerah menugaskan Kepala Dinas Sosial dan Kepala Baznas di kabupaten/kota," imbuh Bima.

BACA JUGA: Video: Warga Palabuhanratu di Wamena Minta Pulang

Kendati demikian, masih kata Bima, tidak semua warga Jawa Barat yang kini tengah berada di Wamena ingin pulang ke kampung halamannya. Namun ada yang lebih memilih untuk bertahan dan tetap tinggal di Wamena.

"Informasinya seperti itu. Ada yang ingin pulang dan ada juga yang ingin tetap tinggal di sana, dengan berbagai pertimbangan. Jadi sementara yang dipulangkan yang ingin betul-betul pulang," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi Anda penikmat alam bebas, nampaknya Anda harus datang ke lokasi yang satu ini. Namanya Situ Cikalapa. Berada di jalur wisata Pantai Ratu Cimandala Desa Cipeundey, Kecamatan Surade,...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi pengumpulan massa pada tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Dilansir dari Suara.com, pengumpulan massa rentan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sepeda lipat tiga Kreuz buatan Bandung menggunakan bahan chromoly atau campuran bahan chromium dan molybdenum untuk kerangkanya atau frame. Bahan itu dinilai sesuai untuk karakter sepeda karena punya...

SUKABUMIUPDATE.com - Tottenham Hotspur telah dipastikan membawa pulang Gareth Bale dari Real Madrid. Kini mereka pun disarankan untuk membawa pulang Luka Modric yang juga merupakan mantan pemain mereka. Saran tersebut...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya