Menu

01 Okt 2019, 16:05 WIB

Bahaya! Guard Rail di Jalur Cikoeong Palabuhanratu Dibiarkan Lepas

Kondisi Guard Raill di jalan raya Cikeong - Cikidang yang terlihat terlepas akibat baut penyangga tidak ada. Selasa (1/10/2019) | Sumber Foto:Nandi.

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi Guard rail atau pagar besi pengaman jalan di jalur Cikeong, perbatasan Desa Citepus dan Desa Cimangu, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dibiarkan rusak. Plat besi dibiarkan lepas dari tiangnya hingga fungsi dari Guard rail sebagai penyelamat kendaraan agar tidak masuk jurang dipastikan berkurang.

Dari pantauan sukabumiupdate.com, Selasa (1/10/2019) lepasnya line Guard rail dan tiang penyangga terjadi dihampir sepanjang lebih dari 200 meter. Alat pencegah kecelakaan fatal ini rusak karena baut-bautnya sudah tidak ada (hilang).

BACA JUGA: Hilang Dicuri, Guard Rail di Jalur Geopark Mareleng Palangpang Sukabumi Tanpa Baut

"Kondisi rusaknya ini sudah lama, gak tahu di biarkan begitu padahal ini berbahaya bagi pengendara," ujar Heri Firmansyah warga Palabuhanratu kepada sukabumiupdate.com, Selasa (1/10/2019).

Dijelaskan Heri, keberadaan Guard rail di sekitar jalan itu menurutnya memang penting karena ada jurang yang cukup dalam dibawah jalan tersebut. "Ruas jalan ini selalu ramai dilintasi kendaraan, apalagi pas libur panjang banyak pengunjung ke Palabuhanratu lewat sini," jelasnya.

Ia berharap Guard rail ini cepat diperbaiki sebelum memakan korban. Guard rail yang rusak ini bahkan ada yang sudah tergeletak dipinggi jalan. Tiga line terlepas dari tiang penyangga bagian tengah, hanya ujung-ujung line yang terpasang di tiang penyangga. “Kalau dibiarkan rusak nanti malah hilang semuanya,” sambung Heri.

Guard rail ini diketahui dipasang sejak tahun 2013 oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. Hingga berita ini diturunkan redaksi belum mendapatkan konfirmasi terkait penanganan guard rail yang rusak ini.

Reporter : NANDI
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Satu unit rumah semi permanen di Kampung Cijumre RT 02/03 Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar pada Senin (6/4/2020) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Informasi yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi corona melanda berbagai negara di belahan dunia. Dilansir dari tempo.co, hingga saat ini belum ada vaksin ataupun obat yang terbukti efektif dalam mengobati penyakit tersebut. Penyakit...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang sopir taksi online bernama Juna Lismi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tak sanggup membayar cicilan kendaraannya. Dilansir dari tempo.co, menurut keterangan orang terdekatnya, korban...

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam menghadapi pandemi virus corona alias Covid-19, orang tua atau orang dewasa di sekitar anak harus memastikan anak-anak tetap terlindungi. Dilansir dari tempo.co, anak-anak rentan mengalami perlakuan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya