Menu

Kamis, 12 September 2019, 12:25 WIB

Kasus Keracunan di Bantargadung Pernah Terjadi di Tahun 2013 dan 2018

Warga Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, menjalani perawatan di Puskemas Bantargadung, akibat keracunan, Rabu (11/9/2019) malam. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus keracunan massal di Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan seorang anak meninggal dunia. Hingga Kamis (12/9/2019), korban keracunan masih ada yang keluar masuk Puskemas Bantargadung.

Sebelumnya, warga Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, ini mendadak merasakan mual, pusing serta badan menjadi lemas setelah menyantap nasi uduk, Selasa (10/9/2019) malam.

BACA JUGA: Seorang Anak Korban Keracunan di Bojonggaling Meninggal Dunia

Kasus keracunan massal yang disebabkan makanan di Kampung Pangkalan ini bukan yang pertama kali terjadi di Kecamatan Bantargadung. Sebab sudah ada beberapa kasus keracunan terjadi.

Pada awal Februari 2013, ratusan warga Kampung Cibeureum, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung keracunan usai menyantap makanan di sebuah acara pernikahan. 

BACA JUGA: Korban Keracunan di Bojonggaling Sukabumi Bertambah jadi 120 Orang

Sejumlah warga dirawat di Puskesmas Bantargadung dan banyak warga yang dirujuk ke RSUD Palabuhanratu. Gejala keracunan mulai dirasakan warga beberapa jam usai menyantap makanan di acara pernikahan tersebut. Warga mengeluh pusing dan mual kemudian muntah-muntah. 

Kasus keracunan di Kecamatan Bantargadung kembali terjadi pada awal Desember 2018. Puluhan siswa SDN Bantargebang, Desa Bantargebang, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, mendadak mengalami mual, pusing dan muntah-muntah. 

BACA JUGA: Sarapan Bubur, Puluhan Murid SD di Bantargadung Sukabumi Keracunan

Puluhan siswa ini merasakan gejala ini pada Senin siang. Sedangkan para siswa ini pada paginya menyantap bubur ayam yang diberi dari sekolah. Bubur tersebut dimasak di sekolah dan dibagikan kepada seluruh siswa. Sama seperti bubur lainnya, ada kerupuk, ayam, kacang, dan kaldu.

SDN Bantargebang menjadi salah satu dari lima sekolah di Kecamatan Bantargadung yang mendapatkan Program Gizi Anak Sekolah (Progas) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Setiap hari sekolah, siswa mendapatkan makanan yang setiap minggu menunya berganti-ganti sesuai dengan yang ditentukan Kemendikbud. Dan pada Senin ini, menunya adalah bubur ayam.

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak RSUD Sekarwangi Cibadak mencatat ada 27 pasien dirawat akibat keracunan massal di Kampung Pangkalan RT 02/03 Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (12/9/2019). BACA JUGA: Bertambah,...

SUKABUMIUPDATE.com - Camat Bantargadung Munawar menyatakan, peristiwa keracunan massal yang dialami warga Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung belum dikategorikan Kejadian Luar Biasa (KLB). Kendati belum dikategorikan KLB, tapi...

SUKABUMIUPDATE.com - Korban keracunan makanan di Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung masih terus berdatangan ke Puskesmas Bantargadung hingga dari Kamis (12/9/2019) pagi hingga siang. Dokter jaga Puskesmas Bantargadung Dr....

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya