Menu

24 Agu 2019, 18:43 WIB

Melahirkan dalam Mobil Taksi Online di Sukabumi, Sang Ibu Awalnya Mau USG

Taksi online yang ditumpangi ibu hamil lalu melahirkan di mobil tersebut di tengah perjalanan menuju rumah sakit, Sabtu (24/8/2019) pagi. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Yeni (29 tahun) seorang ibu yang melahirkan dalam mobil taksi online awalnya berniat melakukan USG ke RS Kartika Asih, Kota Sukabumi karena merasakan mulas pada Sabtu (24/8/2019) sejak pukul 03.00 WIB. Yeni tak menyangka akan melahirkan sebab usia kandunganya baru 7 bulan. 

Sebelum merasakan mules pada Jumat malam, Yeni mengeluarkan plek serta pendarahan. 

"Tadi malam ada semacam plek dan sedikit pendarah, jadi langsung dibawa ke bidan dekat rumah pada Jumat malam pukul 20.00 WIB. Kata bidan, ini harus di USG ke rumah sakit, tapi Senin aja karena harus ada rujukan dari Puskesmas," ungkap suami Yeni, Asep kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Penumpang Melahirkan di Taksi Online, Kesaksian Driver Beruntung di Sukabumi

Asep mengungkapkan, mulas yang dirasakan istrinya semakin terasa pada Sabtu pukul 05.00 WIB. Asep kemudian menghubungi bidan dan bidan meminta Yeni dibawa ke rumah sakit. 

Asep lalu mengorder taksi online dari rumahnya di Kampung Selajambu, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi dengan tujuan RS Kartika Asih. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, Yeni merintih kemudian melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki di dalam mobil. "Pertama air ketubannya keluar, lalu bayinya keluar. Bayinya laki-laki," ujar Asep.

Pria berusia 29 tahun ini sangat berterimakasih kepada driver taksi online grab yang telah membantunya. "Ini anak kedua, anak pertama juga laki-laki," tukas Asep.

 

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya akan memasuki minggu keempat social distancing. Pemerintah terus mengimbau agar membatasi aktivitas di luar ruangan guna meminimalkan risiko penyebaran virus...

SUKABUMIUPDATE.com - Kebijakan social distancing serta physical distancing yang diterapkan di berbagai negara telah membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Dilansir dari suara.com, meski ada yang mulai...

SUKABUMIUPDATE.com - Bencana tanah longsor menerjang Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) malam. Akibat kejadian ini sebuah rumah di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundangwenang, rusak setelah tertimpa...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyebaran Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, sulit dihindari saat ini. Melansir dari tempo.co, itu sebabnya Anda disarankan untuk tetap berada di rumah melakukan social...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya